Apakah Kekurangan Vitamin D Bisa Meningkatkan Risiko Kehamilan Ektopik?

Sister, tahukah kamu bahwa kadar Vitamin D ternyata punya hubungan erat dengan kehamilan ektopik?
Sebuah penelitian case control besar dari Iran memberikan gambaran baru tentang bagaimana kekurangan Vitamin D bisa mempengaruhi proses implantasi dan jalur kehamilan. Yuk kita bahas!

Kenapa Vitamin D Bisa Mempengaruhi Lokasi Implantasi?

Vitamin D bukan hanya soal tulang, Sister. Vitamin ini punya peran penting dalam sistem reproduksi:

  • Reseptor Vitamin D ditemukan di endometrium, ovarium, dan plasenta
  • Vitamin D membantu mengatur sitokin, growth factor, dan respon imun yang berpengaruh pada “kesiapan” rahim menerima embrio
  • Penelitian menunjukkan ekspresi Vitamin D yang tidak optimal dapat mengganggu fungsi sel epitel tuba, sehingga meningkatkan kemungkinan embrio menempel di tempat yang salah

Dengan kata lain, tuba falopi yang tidak bekerja optimal dalam memindahkan embrio menuju rahim dapat menjadi salah satu jalur terjadinya kehamilan ektopik dan kekurangan Vitamin D mungkin ikut berperan.

Apa Artinya untuk Sister yang Sedang Merencanakan Kehamilan?

Hasil studi ini membuka wawasan penting bahwa:

  • Kadar Vitamin D yang rendah dapat menjadi faktor risiko kehamilan ektopik
  • Pemeriksaan Vitamin D bisa dipertimbangkan sebagai bagian dari evaluasi sebelum hamil
  • Suplementasi Vitamin D (di bawah pengawasan dokter) mungkin dapat membantu menciptakan lingkungan reproduksi yang lebih optimal

Tentu saja, penelitian ini bukan menyatakan bahwa Vitamin D menyebabkan kehamilan ektopik, tetapi ada hubungan yang cukup kuat untuk menjadi perhatian, apalagi bila Sister memiliki faktor risiko lain seperti riwayat ektopik, infeksi panggul, atau gangguan tuba.

Vitamin D Layak Diperhatikan dalam Kesehatan Reproduksi

Studi ini menyimpulkan bahwa perempuan dengan kehamilan ektopik memiliki kadar Vitamin D yang secara signifikan lebih rendah dibanding yang mengalami kehamilan normal.
Hasil ini mendorong perlunya penelitian lanjutan, termasuk apakah suplementasi Vitamin D dapat membantu menurunkan risiko ektopik di masa depan.

Sementara menunggu penelitian lanjutan, menjaga kadar Vitamin D tetap normal adalah langkah kecil yang bisa berdampak besar untuk kesehatan reproduksi. Informasi menarik lainnya jangan lupa follow Instagram @menujuduagaris.id

Referensi

  • Sahhaf, F., Saiyar-Sarai, S., Piri, R., Mohammadi, S., & Naghavi-Behzad, M. (2019). Relationship between serum vitamin D level and ectopic pregnancy: A case-control study. Journal of Family & Reproductive Health, 13(3), 167.