Folat dan Cadangan Ovarium: Apakah Benar Bisa Mempengaruhi AFC, Sister?

Selama ini kita mengenal folat sebagai vitamin penting sebelum hamil wajib diminum karena melindungi bayi dari cacat tabung saraf. Tapi siapa sangka, folat ternyata punya peran lain yang jarang dibahas: ia ikut menyentuh kesehatan ovarium, bahkan bisa berhubungan dengan jumlah folikel kecil yang menjadi “calon-calon sel telur” kita.

Folikel ini dikenal sebagai antral follicle count atau AFC. Kalau AFC banyak, ovarium punya cadangan yang lebih baik dan biasanya lebih responsif terhadap program hamil seperti IVF.
Kalau sedikit, tubuh cenderung bekerja lebih keras untuk mendapatkan hasil yang sama.

Nah, pertanyaannya: apakah asupan folat benar-benar bisa membantu menjaga atau meningkatkan AFC? Ternyata, ada petunjuk ke arah sana.

Folat yang Cukup: Lingkungan Ovarium yang Lebih Sehat

Dalam penelitian besar yang dilakukan di sebuah klinik fertilitas akademik, para peneliti melihat pola sederhana: semakin cukup asupan folatnya, jumlah folikel antral perempuan cenderung sedikit lebih tinggi. Bukan lonjakan besar, tapi ada peningkatan nyata sekitar satu sampai satu setengah folikel tambahan jika asupan folatnya lebih tinggi.

Tentu, angka ini kecil. Tapi dalam dunia kesuburan, satu folikel tambahan sering kali bisa membawa perbedaan besar. Satu folikel berarti satu kesempatan lagi untuk mendapatkan sel telur. Satu sel telur berarti satu peluang ekstra bagi embrio terbentuk.

Ternyata Suplemen Memberikan Efek Terkuat

Yang menarik, folat dari makanan memang baik untuk kesehatan umum, tapi efeknya terhadap ovarium tidak terlalu terlihat. Justru folat dari suplemen yang terlihat paling konsisten memberikan manfaat.

Ada pola jelas: Sampai sekitar 800 mikrogram folat dari suplemen per hari, AFC terlihat meningkat. Tapi setelah lewat angka itu, manfaatnya seperti “mentok” tidak terus naik walaupun dosis ditambah.

Ini memberi gambaran bahwa ovarium kita merespons folat sampai titik tertentu. Lebih dari itu tidak membuat ovarium bekerja lebih baik, tapi juga tidak berbahaya.

Kenapa Folat Bisa Memengaruhi Cadangan Ovarium?

Kalau kita lihat dari sisi tubuh, semuanya masuk akal. Folat adalah vitamin yang sangat penting dalam pembentukan DNA dan pembelahan sel dua proses utama dalam pertumbuhan folikel. Ketika tubuh kekurangan folat, beberapa hal bisa terjadi: pembelahan sel tidak optimal, sel menjadi lebih mudah stres, proses metilasi terganggu, muncul lebih banyak peradangan, dan sel granulosa (yang menjaga folikel) jadi lebih rentan rusak.
Gabungan hal-hal inilah yang membuat folikel lebih cepat mengalami kematian atau gagal berkembang.

Sebaliknya, saat folat cukup, ovarium memiliki lingkungan yang lebih tenang, lebih stabil, dan lebih siap mendukung pertumbuhan folikel. Karena itu, wajar jika AFC terlihat sedikit lebih tinggi pada perempuan yang folatnya mencukupi.

Folat Bukan Pengubah Takdir, Tapi Ia Memberi “Support Kecil yang Berarti”

Walau begitu, folat bukanlah vitamin ajaib yang langsung menaikkan AMH atau membuat ovarium kembali muda. Tidak. Efeknya bukan sebesar itu.

Folat lebih seperti teman baik yang selalu hadir: tidak mengubah semuanya sendirian, tapi memberi dukungan kecil yang membuat proses dalam tubuh berjalan lebih mulus. Ia membantu menjaga lingkungan ovarium tetap sehat, menjaga siklus menstruasi lebih stabil, dan mendukung proses pembentukan sel telur berlangsung sebagaimana mestinya.

Dan yang terpenting: folat aman, murah, dan memiliki manfaat besar untuk kehamilan itu sendiri. Jadi memperbaiki asupan folat baik dari makanan maupun suplemen adalah langkah sederhana yang benar-benar masuk akal, terutama kalau sedang merencanakan kehamilan. Folat memang tidak membuat AFC melejit, tapi ia terlihat memberikan sedikit dorongan positif kecil namun berarti.

Kalau sister sedang promil atau sedang menjaga kesehatan reproduksi, pastikan asupan folatmu cukup setiap hari. Tidak perlu dosis berlebihan, karena manfaat terbaik justru ada pada dosis yang moderat dan konsisten.

Intinya, folat membantu ovarium bekerja di kondisi terbaiknya. Dan di perjalanan menuju dua garis, kadang dukungan kecil seperti inilah yang membuat perbedaan besar. Jangan lupa follow Instagram @menujuduagaris.id

Referensi

  • Kadir, M., Hood, R. B., Mínguez-Alarcón, L., Maldonado-Cárceles, A. B., Ford, J. B., Souter, I., … & EARTH Study Team. (2022). Folate intake and ovarian reserve among women attending a fertility center. Fertility and sterility, 117(1), 171-180.