Peran Metformin pada PCOS dan Infertilitas: Kapan Dibutuhkan dan Apa yang Perlu Dipahami?

Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) merupakan salah satu gangguan hormonal paling umum pada perempuan usia reproduksi dan menjadi penyebab tersering infertilitas anovulasi. Kondisi ini tidak hanya berkaitan dengan gangguan siklus haid, tetapi juga melibatkan masalah metabolik seperti resistensi insulin dan hiperandrogenisme.

Salah satu obat yang sering dibahas dalam konteks PCOS adalah metformin. Namun, apakah metformin selalu diperlukan? Dan sejauh mana perannya dalam membantu kehamilan pada PCOS?

Artikel ini merangkum temuan ilmiah terkait peran metformin dalam PCOS yang berhubungan dengan infertilitas, berdasarkan tinjauan literatur terbaru.

Memahami PCOS Secara Menyeluruh

PCOS bukanlah satu penyakit tunggal, melainkan sindrom dengan spektrum yang luas. Ciri utamanya meliputi:

  • Gangguan ovulasi (oligo- atau anovulasi)
  • Kelebihan hormon androgen
  • Gambaran ovarium polikistik pada USG
  • Gangguan metabolik, terutama resistensi insulin

Fakta bahwa sekitar 50–70% perempuan dengan PCOS mengalami resistensi insulin, bahkan pada mereka yang tidak mengalami obesitas. Kondisi ini berperan besar dalam meningkatkan produksi androgen ovarium, mengganggu pematangan folikel, dan pada akhirnya menyebabkan ovulasi tidak optimal.

Mengapa Resistensi Insulin Penting pada PCOS?

Insulin tidak hanya mengatur kadar gula darah, tetapi juga memengaruhi kerja ovarium. Pada PCOS:

  • Kadar insulin yang tinggi menurunkan SHBG (sex hormone-binding globulin)
  • Androgen bebas dalam darah meningkat
  • Produksi androgen ovarium semakin aktif
  • Proses pematangan folikel terhambat

Inilah alasan mengapa PCOS sering disebut sebagai gangguan hormonal sekaligus metabolik, dan mengapa perbaikan metabolisme menjadi bagian penting dari terapi.

Apa Itu Metformin dan Mengapa Digunakan pada PCOS?

Metformin adalah obat yang sejak lama digunakan untuk diabetes tipe 2. Pada PCOS, metformin digunakan bukan untuk menurunkan gula darah semata, tetapi untuk:

  • Meningkatkan sensitivitas insulin
  • Menurunkan kadar insulin berlebih
  • Mengurangi produksi androgen
  • Membantu pemulihan ovulasi dan siklus haid

Metformin bekerja terutama melalui aktivasi AMP-activated protein kinase (AMPK), yang berperan dalam pengaturan energi sel, metabolisme lemak, dan penggunaan glukosa.

Metformin memiliki peran penting dalam penanganan PCOS, terutama pada kasus yang disertai resistensi insulin. Namun:

  • Metformin bukan solusi tunggal untuk infertilitas PCOS
  • Terapi terbaik tetap bersifat individual
  • Perbaikan gaya hidup dan manajemen metabolik adalah fondasi utama
  • Obat pemicu ovulasi tetap menjadi pilihan utama saat tujuan utama adalah kehamilan

Pendekatan PCOS seharusnya tidak berfokus pada satu obat, melainkan pada keseimbangan hormon, metabolisme, dan kualitas ovulasi secara menyeluruh.

Referensi

  • Attia, G. M., Almouteri, M. M., Alnakhli, F. T., Almouteri, M., & Alnakhli, F. (2023). Role of metformin in polycystic ovary syndrome (PCOS)-related infertility. Cureus, 15(8).