Vitamin C & E Bisa Bantu Kesuburan Pria? Ini Faktanya, Sister!

 

Ketika bicara soal promil, fokus kita sering tertuju ke tubuh perempuan. Padahal, hampir 50% kasus infertilitas juga berasal dari faktor laki-laki. Dan menariknya, sebuah meta-analisis terbaru menemukan bahwa suplementasi vitamin C dan vitamin E bisa memberikan dampak nyata pada kualitas sperma bahkan peluang kehamilan. Yuk kita bahas temuan pentingnya secara sederhana dan mudah dipahami.

Kenapa Vitamin C & E Penting untuk Kesuburan Pria?

Kedua vitamin ini adalah antioksidan kuat yang bekerja melawan stres oksidatif.
Nah, stres oksidatif adalah salah satu penyebab paling umum penurunan kualitas sperma mulai dari pergerakan sperma melemah sampai bentuknya tidak normal.

Jadi, logikanya seperti ini:

lebih sedikit stres oksidatif → sel sperma lebih sehat → peluang membuahi sel telur meningkat.

Vit C dan Peluang Kehamilan dan Kualitas Sperma

Ternyata, bukti ilmiah memang mendukung manfaat vitamin C dan E dalam meningkatkan peluang kehamilan serta kualitas sperma. Dalam sebuah analisis besar yang mencakup 11 uji klinis dengan total 832 pria infertil, para peneliti menemukan sejumlah hasil yang cukup meyakinkan.

Peluang Kehamilan Meningkat

Salah satu temuan terbesar dari penelitian ini adalah peningkatan signifikan dalam peluang kehamilan. Pasangan yang suaminya mengkonsumsi vitamin E mengalami peningkatan peluang hamil hingga 86% dibandingkan kelompok yang tidak mengkonsumsi vitamin tersebut.

Ini merupakan angka besar, Sister! Meskipun bukan jaminan, data ini tetap menunjukkan adanya efek positif yang nyata terhadap keberhasilan promil.

Parameter Sperma Membuat Kemajuan Positif

Tidak hanya peluang hamil yang meningkat, berbagai aspek kualitas sperma juga menunjukkan perbaikan. Kombinasi vitamin C dan E terbukti mampu:

  • meningkatkan motilitas progresif,
  • meningkatkan konsentrasi sperma,
  • memperbaiki morfologi, serta
  • meningkatkan total jumlah sperma.

Artinya, hampir semua parameter penting sperma mengalami perbaikan.

Secara praktis, vitamin C dan E dapat dipertimbangkan bila:

  • kualitas sperma kurang optimal,
  • hasil tes sperma normal tapi belum berhasil hamil, atau
  • paksu sering terpapar stres oksidatif seperti polusi, asap rokok pasif, begadang, dan stres.

Suplemen ini bisa menjadi intervensi sederhana yang potensial membantu, meski tidak menggantikan evaluasi menyeluruh faktor laki-laki.

Vitamin C dan E terbukti meningkatkan kualitas sperma dan peluang hamil berdasarkan bukti ilmiah. Suplemen ini aman, mudah dijangkau, dan bisa menjadi dukungan tambahan dalam program hamil tetap di bawah arahan dokter, tentu saja.

Untuk pasangan yang sedang berjuang dua garis, langkah kecil seperti memperbaiki nutrisi bisa jadi bagian penting dari perjalanan menuju kehamilan. Informasi menarik lainnya jangan lupa follow Instagram, @menujuduagaris.id ya

Referensi

  • Zhou, X., Shi, H., Zhu, S., Wang, H., & Sun, S. (2022). Effects of vitamin E and vitamin C on male infertility: a meta-analysis. International urology and nephrology, 54(8), 1793-1805.