• Skip to main content
Menuju Dua Garis
  • Home
  • About Us
  • Our Story
  • Articles
  • Services
  • Kata Mereka
  • Join Us
×
  • Home
  • About Us
  • Our Story
  • Articles
  • Services
  • Kata Mereka
  • Join Us

Artikel Informasi Untuk Pejuang Dua Garis

Memahami Lebih Dalam tentang Infertilitas pada Wanita

June 24, 2023

Sisters, tahukah kamu, hampir sebagian besar masalah infertilitas pada wanita disebabkan karena masalah ovulasi. Infertilitas terjadi ketika proses pembuahan mengalami gangguan. Ini merupakan masalah yang umum terjadi di berbagai belahan dunia.

Bagi wanita yang mengalami infertilitas, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mengetahui apa saja gangguan kesuburan yang menyebabkan sulit hamil. Dengan cara ini, kamu bisa mempersiapkan diri untuk melakukan perawatan dan memperoleh kehamilan yang diinginkan.

 

Jika kamu sedang mengalami kesulitan untuk memiliki momongan, ada beberapa ciri-ciri infertil pada wanita yang dapat kamu perhatikan. Yuk, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

(more…)

Berbagai Gejala Polip Rahim Ini Perlu Kamu Ketahui

June 24, 2023

Sisters mungkin sudah tidak asing dengan istilah polip. Polip sendiri merupakan pertumbuhan jaringan yang menonjol di permukaan tubuh, biasanya pada bagian yang memiliki selaput lendir. Salah satu bagian tubuh wanita yang bisa terkena polip adalah rahim atau uterus.

Polip rahim atau yang dalam bahasa medisnya disebut uterine polyps dapat menyerang wanita di berbagai kalangan usia bahkan termasuk wanita yang sudah menopause. Seperti apa polip rahim dan apa ciri polip rahim yang perlu kamu ketahui? Berikut ini penjelasannya.

(more…)

Kenali Ciri-Ciri Miom pada Rahim yang Perlu Kamu Tahu

June 14, 2023

Sisters, miom merupakan salah satu penyakit organ reproduksi yang dapat dialami oleh wanita dalam berbagai usia. Banyak kasus miom dialami oleh wanita yang akan memasuki masa menopause. Dan seringkali, miom tidak bergejala sehingga penderita mungkin tidak tahu kalau memiliki miom.
Miom juga dikenal dengan beberapa nama lain yakni fibroids/uterine fibroids, fibroma dan leiomyoma.

Apa saja ciri-ciri miom dan perlukah diwaspadai? Simak ulasan berikut ini, ya!

Apa itu Miom?
Miom merupakan tumor jinak yang tumbuh di bagian luar maupun dalam rahim. Miom terdiri dari sel otot polos dan jaringan ikat.
Seorang wanita bisa memiliki satu atau beberapa miom. Ukurannya bisa sebesar biji apel sampai sebesar jeruk bali (bahkan ada yang lebih besar dari itu. Miom juga bisa menyusut atau tumbuh seiring dengan berjalannya waktu.
Miom lebih sering terjadi pada usia 30 tahun sampai usia mendekati menopause. Saat memasuki usia menopause, biasanya miom akan menyusut. Menurut OWH (Office Women’s Health), antara 20 – 80% Wanita mengalami miom pada usia 50 tahun.

Ciri-ciri Miom
Banyak wanita yang mengalami miom tidak mengalami gejala apapun. Gejala bisa timbul tergantung di mana lokasi miom, seberapa banyak miom yang tumbuh dan berapa besar ukurannya.
Jika ukuran miom tidak lebih dari 10 cm, biasanya tidak berbahaya. Beberapa ciri-ciri miom yang paling umum yaitu:
·         Perdarahan berat saat menstruasi
·         Durasi menstruasi yang berlangsung lebih dari seminggu
·         Tekanan atau nyeri di bagian panggul
·         Perut kembung dan sembelit
·         Pendarahan berlebih saat mens
·         Sering buang air kecil
·         Kesulitan mengosongkan kandung kemih.
·         Rasa nyeri bagian punggung maupun kaki

Penyebab Miom dan Faktor Risikonya
Miom atau mioma kemungkinan berhubungan dengan aktivitas hormon. Tapi para ahli tidak mengetahui dengan pasti apa penyebabnya. Tingginya kadar estrogen dan progesterone (hormon yang diproduksi oleh ovarium) bisa merangsang pertumbuhan miom (dan umumnya akan mengecil saat kadar hormon turun setelah menopause).
Selain itu, ada beberapa faktor risiko yang membuat seseorang berpeluang lebih besar untuk terkena miom yakni:

  • Riwayat keluarga. Seorang wanita bisa memiliki peluang lebih besar untuk terkena miom jika ada salah satu anggota keluarganya yang memiliki kondisi serupa
  • Obesitas. Orang yang memiliki berat badan berlebih atau memiliki tekanan darah tinggi memiliki risiko lebih besar terkena mioma
  • Usia. Kasus mioma cenderung meningkat ketika seseorang memasuki usia 30-an, 40-an dan 50-an. Karena aktivitas hormon yang mulai menurun, mioma akan cenderung mengecil ketika memasuki usia menopause
  • Pola makan. Konsumsi daging merah berhubungan dengan peningkatan risiko miom. Begitu juga dengan defisiensi vitamin D (kekurangan vitamin D).

Bagaimana Cara Mendiagnosis Miom?
Jika dokter melihat adanya ciri miom pada pasien, maka ada beberapa langkah yang dibutuhkan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dokter biasanya akan menanyakan mengenai kondisi kesehatan pasien secara umum dan riwayat kesehatan keluarganya.

Dokter juga akan mencari tahu seperti apa siklus menstruasi serta gejala apa saja yang dialami.
Beberapa tes medis yang mungkin digunakan untuk mendiagnosis miom antara lain adalah:

  •  Pemeriksaan panggul untuk memastikan ada atau tidaknya pertumbuhan abnormal pada organ reproduksimu
  • USG atau USG transvaginal untuk mendapatkan gambaran rahim yang jelas
  • MRI (Magnetic Resonance Imaging). Tes dengan MRI dibutuhkan untuk melihat gambar rahim dan organ panggul lainnya

Bagaimana Pengobatan terhadap Miom Dilakukan?
Tidak ada penanganan yang dianggap paling baik untuk mengobati miom. Dokter akan melakukan langkah pengobatan sesuai dengan kondisi dan ciri-ciri miom yang muncul.
Banyak wanita yang memiliki miom tidak bergejala atau hanya memiliki sedikit gejala yang mengganggu. Jika ini terjadi padamu, cara terbaik adalah terus memerhatikan tanda-tanda yang muncul.
Miom tidak bersifat kanker dan jarang mengganggu kehamilan. Miom biasanya berkembang dengan lambat, atau bahkan tidak berkembang sama sekali.

Jika setelah pemeriksaan, dokter menyarankan pengobatan, biasanya ada beberapa opsi yang diberikan yakni:

  • Dengan menggunakan obat-obatan. Beberapa opsinya antara lain adalah GnRH (agonis hormon pelepas gonadotropin), IUD (alat kontrasepsi hormonal) untuk meringankan perdarahan karena miom dan berbagai obat lain
  • Prosedur non-invasif
  • Prosedur minimal non-invasif untuk meluruhkan miom
  • Pembedahan. Jika ukuran miom cukup besar dan mengganggu kehamilan (misalnya menutup tuba falopi sehingga mempersulit proses kehamilan), dokter mungkin akan melakukan pembedahan

Apa Itu Adenomiosis dan Apa Bedanya dengan Endometriosis?

June 13, 2023

Ada sejumlah gangguan pada alat reproduksi wanita yang terdengar sama namun sebenarnya berbeda. Beberapa di antaranya adalah adenomiosis dan endometriosis. Adenomiosis dan endometriosis merupakan gangguan pada jaringan endometrium yang melapisi bagian dalam rahim.

Banyak orang yang menganggap keduanya adalah kondisi yang sama. Tapi sebenarnya, beda endometriosis dengan adenomiosis ada pada perkembangan dan gejala yang muncul. Studi menunjukkan bahwa 1 dari 5 wanita mengalami kondisi ini. (more…)

Apa itu PCOS? Yuk, Ketahui Lebih Dalam!

June 13, 2023

Hai Sisters! Sudah tahu belum kalau rahim wanita –seperti halnya organ-organ lain – juga bisa mengalami sejumlah masalah. Salah satunya adalah PCOS. PCOS sendiri adalah masalah hormon yang terjadi selama masa-masa reproduksi.

Mereka yang mengalami PCOS biasanya tidak terlalu sering mengalami menstruasi atau memiliki durasi menstruasi yang singkat. PCOS juga bisa menyebabkan penderitanya memiliki terlalu banyak hormon androgen dalam tubuhnya.

Kali ini MDG akan membahas mengenai PCOS yang kerap menghantui wanita usia subur. Buat kamu yang ingin tahu tentang apa itu PCOS, ciri-cirinya dan apakah benar penderita PCOS susah hamil? Yuk simak ulasannya di bawah ini! (more…)

Penyakit Endometriosis: Ini yang Perlu Kamu Pahami

June 12, 2023

Sisters, endometriosis adalah salah satu penyakit yang menyerang organ reproduksi wanita. Gejala yang muncul pada penderita endometriosis seringkali berdampak pada produktivitasnya. Secara global, endometriosis memengaruhi sekitar 10% atau 190 juta wanita dan remaja yang berusia produktif (15 – 44 tahun).

Salah satu ciri kista endometriosis yaitu rasa nyeri saat haid yang luar biasa. Hal ini seringkali membuat kualitas hidup pasien menurun karena tidak dapat beraktivitas seperti secara normal. 

Namun nyeri haid tidak selalu identik dengan penyakit endometriosis, ya. Kamu bisa memahami penyakit ini secara lebih jelas lewat informasi di bawah ini. (more…)

6 Makanan Wajib untuk Mendukung Program Hamil

June 12, 2023

Hai Sisters! Kamu sedang program hamil dan bingung harus mengonsumsi apa untuk mendukung kehamilan yang sehat?

Makanan sehat promil memang tidak serta merta akan membuat kamu cepat hamil. Ada banyak faktor penentu lainnya yang perlu dipertimbangkan juga.

Tapi bagi kamu yang memang sedang mencoba untuk hamil, kamu bisa menambah nutrisi yang masuk ke tubuhmu lewat makanan yang kamu konsumsi. Penelitian menunjukkan bahwa pola makan tinggi lemak tak jenuh, biji-bijian, sayuran dan ikan bisa membantu meningkatkan kesuburan (terutama pada wanita). Makanan-makanan ini juga bisa membantu tubuhmu memulai awal yang sehat dalam kehamilan.

Meskipun tidak ada makanan ajaib yang akan membuatmu langsung hamil, perubahan sederhana bisa kamu lakukan untuk mendukung kesuburan. Lalu, apa saja jenis-jenis makanan bagus untuk program hamil? Simak beberapa di antaranya berikut ini! (more…)

  • « Previous
  • 1
  • …
  • 65
  • 66
  • 67
ayo-gabung-mdg

Tentang MDG

Menuju Dua Garis merupakan komunitas yang dibentuk oleh Rosiana Alim, atau akrab disapa Mizz Rosie untuk berbagi kisah perjuangan hidupnya dalam menantikan buah hati serta mewadahi para wanita yang sedang berjuang menghadapi infertilitas dan menantikan kehadiran buah hati.

Join Komunitas MDG

Join Komunitas

Follow Social Media Kami

© 2026 Menuju Dua Garis. All Rights Reserved.