• Skip to main content
  • Skip to primary sidebar
Menuju Dua Garis
  • Home
  • About Us
  • Our Story
  • Articles
  • Services
  • Kata Mereka
  • Join Us
×
  • Home
  • About Us
  • Our Story
  • Articles
  • Services
  • Kata Mereka
  • Join Us

SRI

Metode inseminasi lepas lambat (Slow-Release Insemination/SRI) yang Ternyata dapat Meningkatkan Kehamilan pada program IUI

February 9, 2025 by Admin Menuju Dua Garis Leave a Comment

 

Sister, kamu pasti tahu kalau program inseminasi intrauterin (IUI) bisa jadi hadir sebagai pilihan pertama buat pasangan yang mengalami masalah kesuburan. Tapi, apakah kamu tahu kalau tingkat keberhasilan IUI bisa lebih tinggi dengan menggunakan metode inseminasi lepas lambat (SRI) yang dimodifikasi? 

Apa itu Metode inseminasi lepas lambat (Slow-Release Insemination/SRI)?

SRI merupakan sebuah pompa kecil sekali pakai yang secara perlahan-lahan melepaskan sperma ke dalam uterus dalam jangka waktu 4 jam melalui kateter balon dan alat suntik inseminasi.

Tidak seperti Intrauterine Insemination (IUI) Inseminasi Intra-Uterus yang biasa, yang mendorong cairan sperma ke dalam uterus secara langsung, EVIE meniru secara alami yang melepaskan sperma secara perlahan dan lembut sehingga memaksimalkan keberhasilan sel sperma mencapai sel telur serta meningkatkan kesuburan.

Mengapa SRI Meningkatkan Kehamilan?

Metode ini dapat digadang-gadang dapat meningkatkan kehamilan, diantaranya karena dapat 

  1. Meningkatkan durasi hubungan potensial antara sel sperma dengan sel telur
  2. Mengurangi resiko terjadinya sperma kembali ke vagina
  3. Mengurangi resiko keluarnya sperma ke dalam perut melalui tabung falopi
  4. Menghindari resiko kemungkinan terjadinya polispermi (ketika ovum telah dibuahi oleh lebih dari 1 sperma, yang mengakibatkan terjadinya zigot non-viabel). Hal ini terjadi karena adanya persaingan yang lebih kuat antara sel sperma IUI bolus karena sel spermanya terlalu efisien saat mencapai dan membuahi ovumnya.
  5. Menghindari resiko terjadinya reaksi imun

Apa kata Studi?

Sebuah studi menemukan bahwa metode inseminasi lepas lambat (Slow-Release Insemination/SRI) yang dimodifikasi bisa meningkatkan clinical pregnancy rate (CPR) setelah IUI. Hasilnya? Tingkat kehamilan naik dari 9,03% menjadi 13,52%! Faktor lain seperti usia pasangan, kebiasaan merokok, BMI, dan stimulasi ovarium tentunya juga berpengaruh pada keberhasilan IUI.

Jadi, buat sister dan paksu yang masih ingin mencoba IUI sebelum melangkah ke IVF, metode ini bisa jadi pertimbangan. Tentu saja, setiap kasus berbeda, jadi buat sister dan paksu bisa banget untuk mulai mencari tahu dengan berdiskusi pada dokter. Untuk informasi menarik lainnya sister dapat follow Instagram @menujuduagaris.id

Referensi 

  • Ombelet, W., Van der Auwera, I., Bijnens, H., Onofre, J., Kremer, C., Bruckers, L., … & Dhont, N. (2021). Improving IUI success by performing modified slow-release insemination and a patient-centred approach in an insemination programme with partner semen: a prospective cohort study. Facts, Views & Vision in Obgyn, 13(4), 359.
  • https://www.sengclinic.com/ind/Slow-Release-Intra-Uterine-Insemination-EVIE-Seng-Clinic-Services#:~:text=APA%20ITU%20SLOW%20RELEASE%20INSEMINATION,balon%20dan%20alat%20suntik%20inseminasi.

 

Filed Under: Artikel Pejuang Dua Garis Tagged With: inseminasi, IUI, SRI

Primary Sidebar

Recent Posts

  • Azoospermia Bukan Akhir: Webinar Kupas Tuntas Operasi Testis dan Teknologi Reproduksi untuk Harapan Pasien Azoospermia
  • Asam Folat dan Zinc pada Infertilitas Pria: Benarkah Bisa Memperbaiki Kualitas Sperma dan Peluang Kehamilan?
  • Hamil Bisa, Bertahan Tidak: Talkshow Kupas Tuntas Akar Keguguran Berulang Bersama Dr Uma Mariappen
  • Gaya Hidup, Hormon, dan Kualitas Sperma: Apa yang Sering Terlewat dalam Evaluasi Infertilitas Pria?
  • Mencintai Seseorang dengan Endometriosis

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • January 2024
  • December 2023
  • July 2023
  • June 2023

Categories

  • Artikel Pejuang Dua Garis
  • Uncategorized

Tentang MDG

Menuju Dua Garis merupakan komunitas yang dibentuk oleh Rosiana Alim, atau akrab disapa Mizz Rosie untuk berbagi kisah perjuangan hidupnya dalam menantikan buah hati serta mewadahi para wanita yang sedang berjuang menghadapi infertilitas dan menantikan kehadiran buah hati.

Join Komunitas MDG

Join Komunitas

Follow Social Media Kami

© 2026 Menuju Dua Garis. All Rights Reserved.