• Skip to main content
  • Skip to primary sidebar
Menuju Dua Garis
  • Home
  • About Us
  • Our Story
  • Articles
  • Services
  • Kata Mereka
  • Join Us
×
  • Home
  • About Us
  • Our Story
  • Articles
  • Services
  • Kata Mereka
  • Join Us

Oligospermia

Kenali apa itu Infertilitas Oligospermia pada Laki-laki dan Apa Solusinya!

June 19, 2025 by Admin Menuju Dua Garis Leave a Comment

Diantara infertilitas yang banyak menimpa laki-laki salah satunya adalah mengalami oligospermia, yaitu kondisi di mana jumlah spermanya di bawah normal. Tapi kadang, masalahnya bisa jadi menjadi semakin kompleks karena bukan hanya karena jumlahnya sedikit tapi juga karena kualitas DNA sperma-nya rusak.

Jadi meskipun sperma itu masih bisa bergerak dan membuahi sel telur, kalau DNA-nya rusak, bisa bikin proses pembuahan jadi gagal total. Salah satu cara mengecek kerusakan ini adalah lewat uji TUNEL, yang melihat berapa banyak sperma dengan DNA yang terfragmentasi.

TUNEL Assay: Cara Mengecek Kerusakan DNA di Sperma

DNA dalam sperma punya peran penting dalam proses kehamilan mulai dari pembuahan sampai perkembangan janin. Kalau DNA-nya rusak, bisa bikin sperma sulit membuahi atau menyebabkan keguguran. Kerusakan ini disebut sebagai fragmentasi DNA sperma, dan ternyata lebih sering terjadi pada pria yang mengalami infertilitas. 

Nah salah satu cara untuk mengecek apakah ada kerusakan DNA di sperma adalah dengan tes terminal deoxynucleotidyl transferase dUTP Nick-End labeling (TUNEL). Tes ini bisa langsung mendeteksi kerusakan, baik yang ringan maupun berat, pada untaian DNA sperma. Biasanya, TUNEL dilakukan dengan alat bernama flow cytometer, yang membantu membaca hasilnya secara lebih akurat dan cepat. Hasil dari tes ini bisa membantu dokter memahami penyebab infertilitas yang nggak kelihatan dari hasil analisis sperma biasa. Bagaimana jika setelah dibaca ditemukan kerusakan pada sperma?

Ketika Sperma Ejakulasi Gagal dan Ditemukan Kerusakan pada Sperma

Pada beberapa kasus oligospermia, sperma yang keluar saat ejakulasi ternyata punya tingkat kerusakan DNA yang tinggi. Nah, disinilah banyak metode berbantu terutama dalam membantu mengambil sperma langsung dari testis lewat prosedur TESE (Testicular Sperm Extraction).

Ternyata, sperma yang diambil dari testis sering kali punya kualitas DNA yang jauh lebih baik. Kenapa? Karena sperma ejakulasi bisa rusak saat melewati saluran reproduksi, sementara sperma testis belum mengalami “perjalanan panjang” itu.

Buat pasangan dengan kondisi seperti ini oligospermia ditambah dengan sperma rusak banyak yang akhirnya berhasil hamil setelah mencoba bayi tabung lagi, tapi pakai sperma testis.

Menariknya, keberhasilan ini tidak tergantung pada usia pasangan, jumlah upaya sebelumnya, atau jumlah embrio yang ditransfer. Justru yang membedakan adalah dari mana sperma itu diambil.

Kalau paksu punya jumlah sperma yang sedikit dan kualitas DNA-nya buruk, sudah saatnya pertimbangkan jalur lain. Karena kadang, bukan tubuhnya yang gagal tapi strateginya yang perlu disesuaikan.

Dan siapa tahu, sperma testis-lah yang akhirnya jadi program hamil yang berhasil dalam perjalanan dua garis kalian.

Referensi

  • Mehta, A., Bolyakov, A., Schlegel, P. N., & Paduch, D. A. (2015). Higher pregnancy rates using testicular sperm in men with severe oligospermia. Fertility and sterility, 104(6), 1382-1387.
  • Sharma, R., Iovine, C., Agarwal, A., & Henkel, R. (2021). TUNEL assay—Standardized method for testing sperm DNA fragmentation. Andrologia, 53(2), e13738.

 

Filed Under: Artikel Pejuang Dua Garis Tagged With: infertilitas, lakilaki, Oligospermia

Primary Sidebar

Recent Posts

  • Endometriosis dan Infeksi Panggul Ternyata Ada Hubungan Lho!
  • Yoga untuk PCOS: Tunggu Dulu yuk Cari Tau Bagaimana Bukti Ilmiah yang Lebih Dalam dari Sekadar Relaksasi
  • Diet dan Endometriosis: Apa yang Kita Makan Ternyata Ikut “Bicara” di Dalam Tubuh
  • Low-FODMAP Diet dan Endometriosis: Cara “Menjinakkan” Gejala Usus yang Sering Ikut Datang
  • Terlihat Sehat Tapi Peluang Hamil Bisa Menurun Ini Penjelasan Ilmiahnya

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • January 2024
  • December 2023
  • July 2023
  • June 2023

Categories

  • Artikel Pejuang Dua Garis
  • Uncategorized

Tentang MDG

Menuju Dua Garis merupakan komunitas yang dibentuk oleh Rosiana Alim, atau akrab disapa Mizz Rosie untuk berbagi kisah perjuangan hidupnya dalam menantikan buah hati serta mewadahi para wanita yang sedang berjuang menghadapi infertilitas dan menantikan kehadiran buah hati.

Join Komunitas MDG

Join Komunitas

Follow Social Media Kami

© 2026 Menuju Dua Garis. All Rights Reserved.