• Skip to main content
  • Skip to primary sidebar
Menuju Dua Garis
  • Home
  • About Us
  • Our Story
  • Articles
  • Services
  • Kata Mereka
  • Join Us
×
  • Home
  • About Us
  • Our Story
  • Articles
  • Services
  • Kata Mereka
  • Join Us

Artikel Pejuang Dua Garis

Oxidative Stress dan Hubungannya dengan Kesuburan dan Kesehatan Reproduksi

November 6, 2024 by Admin Menuju Dua Garis Leave a Comment

Ketika berfungsi dengan baik radikal bebas seperti  reactive oxygen species dapat membantu melawan patogen penyebab infeksi. Namun, jika ada lebih banyak radikal bebas yang ada daripada yang dapat diseimbangkan oleh antioksidan, akan memunculkan stres oksidatif dan memicu banyak masalah kesehatan salah satunya adalah kesehatan reproduksi. MDG akan membahas lebih lanjut mengenai stress oksidatif  dan bagaimana menguranginya, untuk itu baca sampai habis ya sister!

Mengapa terjadi Stress Oksidatif?

Stres oksidatif terjadi ketika terdapat kelebihan radikal bebas dalam tubuh, yang dapat menyebabkan kerusakan sel dan jaringan. Radikal bebas adalah reactive oxygen species (ROS) yang dapat terbentuk sebagai hasil dari proses metabolisme normal, serta di bawah pengaruh faktor eksternal seperti polusi lingkungan, radiasi UV, dan pola makan. 

Yang menjadi pemicu dari adanya stress oksidatif diantaranya adalah, hidup yang tidak teratur, makan sembarangan, merokok.  

Dampak  Stress Oksidatif pada Infertilitas

Stres oksidatif memiliki dampak yang signifikan terhadap kesuburan. Pada pria, hal ini dapat menyebabkan kerusakan DNA pada sperma, yang dapat mengakibatkan berkurangnya kualitas air mani, berkurangnya motilitas sperma dan peningkatan jumlah sperma yang cacat, dan kerusakan radikal bebas pada membran sel sperma yang menyebabkan berkurangnya jumlah sperma yang tersedia.

Pada wanita, stres oksidatif dapat mempengaruhi kualitas sel reproduksi wanita, yang dapat menyebabkan masalah dengan pematangannya dan implantasi embrio di rahim dan juga dapat mempengaruhi fungsi ovarium dan mengganggu regulasi hormonal siklus menstruasi. 

Cara apa yang dapat dilakukan?

Keseimbangan yang tepat antara elemen jejak dan mikronutrien adalah kunci untuk melindungi dari stres oksidatif dan menjaga kesehatan reproduksi. Suplementasi antioksidan t seperti zinc, selenium,  copper, manganese, kromium, dan zat besi, vit c, Beta carotene, vit E membantu mengurangi stres oksidatif. 

Dengan pemahaman yang lebih baik tentang stres oksidatif dan dampaknya terhadap kesehatan, mulai saat ini sister dan paksu dapat mengurangi dan mengolah agar berkurang stress oksidatif, sehingga tidak berdampak semakin fatal pada kesehatan reproduksi baik pada sister terutama pada paksu pada kualitas sperma. Untuk informasi menarik lainnya dapat follow Instagram @menujuduagris.id. 

Referensi

  • https://www.mdpi.com/1422-0067/25/17/9409
  • https://my.clevelandclinic.org/health/articles/oxidative-stress
  • https://www.halodoc.com/artikel/kenali-4-bahaya-stres-oksidatif-bagi-kesehatan-tubuh?srsltid=AfmBOoo8GY1zSkA194DK7DOnQo7a2y4y5cOoHf-83p8sRniGHF2r9nCz
  • https://www.klikdokter.com/info-sehat/kesehatan-umum/empat-kebiasaan-ini-dapat-tingkatkan-stres-oksidatif?srsltid=AfmBOoq8sfDG2lffFpZV4Emfj4AM5sbhhDI1qklX2VTG3HgTFvxYjjo_

Filed Under: Artikel Pejuang Dua Garis

Pahami Apa itu Sex Hormone Binding Globulin (SHBG) dan Hubungannya dengan Infertilitas

November 5, 2024 by Admin Menuju Dua Garis Leave a Comment

 

SHBG atau Sex Hormone Binding Globulin adalah protein yang diproduksi oleh hati yang mengikat dan mengangkut hormon seks dalam darah. Hormon seks yang diikat oleh SHBG adalah testosteron, estradiol, dan dihidrotestosteron (DHT). Kemudian kira-kira apa yang menjadikan gen ini penting? yuk sister jadi lebih tau dengan SHBG.

Struktur dan Sintesis SHBG

Gen SHBG terdiri atas 4.3 kilobasa (kbs), terletak  pada  kromosom  17  p  3.1. Gen  SHBG  di  dalam  hepatosit  berperan  mengkode  sintesis  protein  SHBG.  Gen  SHBG  di  dalam  hepatosit  memiliki kesamaan dengan gen androgen binding protein   (ABP)   di   sel   sertoli   pada   testis, sehingga ABP juga disebut sebagai SHBG testis). SHBG  maupun  ABP  dikenal  sebagai  protein  pengikat hormon steroid seks.

Dalam sintesis protein SHBG ada 2 tahap, yaitu  tahap  awal  dan  tahap  lanjutan.  Pada  tahap  awal  tersebut  terjadi  sintesis  prekursor  protein  SHBG  di  ribosom,  sedangkan  tahap  selanjutnya  terjadi   pematangan   prekursor   protein   SHBG   menjadi    protein  SHBG  matang  di  dalam  badan  Golgi dengan proses glikosilasi.

Fungsi SHBG Pada Fertilitas 

Normalnya hormon dalam tubuh manusia ada dalam keadaan bebas atau terikat protein (terikat). Hormon bebas aktif secara biologis, dan dapat memiliki pengaruh langsung pada jaringan dan organ targetnya. Sementara itu, hormon terikat tidak aktif secara biologis, dan tidak dapat bekerja pada targetnya hingga dilepaskan dari keadaan terikat. SHBG mengikat hormon seks tertentu, dan mengangkutnya ke berbagai area tubuh.

Proporsi hormon seks yang beredar dalam keadaan terikat bergantung pada kadar hormon SHBG dalam darah. Jika kadar SHBG tinggi, sebagian besar hormon seks akan terikat padanya, sehingga sebagian kecil akan bebas dan aktif secara biologis. Jika kadar SHBG rendah, sebagian kecil hormon seks dalam sirkulasi terikat protein, sehingga sebagian besar beredar dalam keadaan bebas.

Kadar SHBG yang terlalu tinggi atau rendah dapat menyebabkan masalah karena mempengaruhi proporsi hormon seks yang aktif secara biologis. Ketidakseimbangan tersebut dapat mengganggu ekosistem hormonal yang rapuh yang ada di tubuh kita.

Contoh pada kasus infertilitas ketika seseorang dengan sindrom ovarium polikistik (PCOS), gangguan yang dikaitkan dengan sindrom metabolik, cenderung memiliki kadar SHBG yang rendah (2,5,8). Hal ini mungkin disebabkan oleh kadar androgen yang tinggi (sekelompok hormon yang mencakup testosteron) yang menyebabkan ketidakseimbangan hormon seks dan menekan produksi SHBG pada orang dengan PCOS.

Apa yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kadar SHBG?

Sebuah penelitian telah menemukan bahwa hal-hal berikut dapat meningkatkan kadar SHBG, secara keseluruhan adalah pola makan, pertama dapat melakukan olahraga teratur, kemudian meningkatkan serat dan kurangi gula dalam makanan, sebuah studi tahun 2000 yang melibatkan pria berusia antara 40 dan 70 tahun menemukan bahwa asupan serat meningkatkan kadar SHBG, sementara asupan protein menurunkan kadarnya. 

Selanjutnya adalah menurunkan berat badan, dimana sebuah penelitian menunjukkan bahwa ketika anak-anak yang mengalami obesitas kehilangan berat badan, kadar SHBG dapat meningkat secara signifikan.

Setelah mengetahui paparan tersebut, ternyata Globulin pengikat hormon seks (SHBG) komponen vital dalam sistem endokrin manusia yang berperan dalam mengatur ketersediaan hormon steroid seks. tidak hanya itu fungsinya juga dapat mempengaruhi komponen lain dalam tubuh, yang sister dapat cari lebih dalam mengenai hubungan SHBG dengan penyakit lainnya. dalam artikel ini setidaknya sister dan paksu mulai memahami fungsi dan regulasi SHBG, harapannya dengan begitu akan mulai hidup lebih sehat lagi untuk jangka kehidupan yang lebih baik dan berkualitas. Untuk informasi menarik lainnya follow Instagram @menujuduagaris.id ya!

Referensi 

  • https://jbiomedkes.org/index.php/jbk/article/view/75
  • https://ada.com/hormones/sex-hormone-binding-globulin-shgb/
  • https://helloclue.com/articles/cycle-a-z/sex-hormone-binding-globulin-shbg-101
  • https://www.healthline.com/health/secondary-adrenal-insufficiency#treatment

 

Filed Under: Artikel Pejuang Dua Garis

Peran dan Fungsi Follicle Stimulating Hormone (FSH) pada Kesuburan

November 4, 2024 by Admin Menuju Dua Garis Leave a Comment

 

 

 

Hormon perangsang folikel, atau disebut Follicle Stimulating Hormone (FSH), menjadi salah satu hormon yang berperan penting dalam sistem reproduksi manusia. Ia diproduksi oleh kelenjar pituitari, FSH memiliki fungsi utama dalam mengatur perkembangan folikel di ovarium pada wanita dan proses spermatogenesis di testis pada pria. MDG kali ini akan menjabarkan lebih lanjut mengenai pembahasan FSH, baca sampai habis ya!

Definisi FSH

Terlebih dahulu sister perlu tau apa itu hormon perangsang folikel (FSH) ia merupakan hormon yang diproduksi dan dilepaskan oleh kelenjar pituitari yang berperan dalam perkembangan seksual dan reproduksi. Hormon ini juga mempengaruhi fungsi ovarium dan testis.

Fungsi FSH pada Fertilitas

Pada pria FSH, bersama dengan testosteron, diperlukan untuk mempertahankan jumlah dan fungsi sperma normal. Penelitian telah menunjukkan bahwa kekurangan FSH tidak hanya menurunkan jumlah sperma tetapi juga mempengaruhi kualitas sperma yang tersisa. 

Sedangkan pada perempuan, FSH merangsang sel granulosa dalam folikel ovarium untuk mensintesis aromatase, yang mengubah androgen yang diproduksi oleh sel teka menjadi estradiol. FSH dan hormon lain yang disebut hormon luteinisasi (LH) membantu mengendalikan siklus menstruasi (menstruasi). FSH membantu ovulasi saat sel telur dilepaskan setiap bulan oleh ovarium. Jumlah FSH bervariasi sepanjang siklus menstruasi. Kadar tertingginya terjadi sebelum ovulasi. Lalu kira-kira berapa normal FSH yang ada pada tubuh, dan bagaimana dampaknya jika tidak normal

Dampak  dan Solusi pada Kadar FSH yang Tidak Normal

Sebuah studi tentang kadar FSH hari ke-3 dan hasil fertilisasi in vitro (IVF) menunjukkan bahwa orang dengan kadar FSH hari ke-3 lebih rendah dari 15 mili-international unit per milliliter (mIU/mL) memiliki peluang lebih baik untuk hamil dengan upaya IVF jika dibandingkan dengan orang dengan kadar FSH antara 15 mIU/ml dan 24,9 mIU/ml. Sedangkan bagi orang dengan kadar FSH lebih dari 25 mIU/ml, tingkat kehamilan lebih rendah.

Untuk itu penting memeriksa kadar FSH, karena melalui tes ini dapat membantu mengetahui penyebab infertilitas, mendiagnosis kondisi yang terkait dengan disfungsi ovarium atau testis dan membantu dalam diagnosis kondisi hipofisis atau hipotalamus, yang dapat memengaruhi produksi FSH, Selain itu sister dan paksu dapat mulai menjaga keseimbangan hormon ini.

Dimulai dengan tidur yang cukup, mengelola stres, mengkonsumsi makanan sehat berserat tinggi, lemak sehat, dan hindari konsumsi gula berlebih, jika diperlukan dapat menggunakan suplemen sesuai resep dokter. 

Setelah melihat informasi tersebut, kita jadi lebih paham ternyata Hormon perangsang folikel (FSH) memainkan peran sentral dalam sistem reproduksi. Dengan fungsinya yang vital dalam pertumbuhan folikel dan produksi sperma, pemahaman tentang kadar dan fungsi hormon ini sangat penting, baik paksu dan sister jangan lupa untuk tes kadar FSH agar tidak salah langkah untuk keputusan yang akan diambil, informasi menarik lainnya follow Instagram @menujuduagris.id

Referensi

  • Nieschlag E, Simoni M, Gromoll J, Weinbauer GF. Role of FSH in the regulation of spermatogenesis: clinical aspects. Clin Endocrinol (Oxf). 1999 Aug;51(2):139-46.
  • https://my.clevelandclinic.org/health/articles/24638-follicle-stimulating-hormone-fsh
  • https://www.healthdirect.gov.au/follicle-stimulating-hormone
  • https://www-mountsinai-org.translate.goog/health-library/tests/follicle-stimulating-hormone-fsh-blood-test?_x_tr_sl=en&_x_tr_tl=id&_x_tr_hl=id&_x_tr_pto=sge#:~:text=Hasil%20Normal,12%2C4%20IU/L)
  • https://my-clevelandclinic-org.translate.goog/health/articles/24638-follicle-stimulating-hormone-fsh?_x_tr_sl=en&_x_tr_tl=id&_x_tr_hl=id&_x_tr_pto=sge&_x_tr_hist=true

Filed Under: Artikel Pejuang Dua Garis

Memahami Motilitas Sperma dan Pengaruhnya Pada Infertilitas Pria

November 4, 2024 by Admin Menuju Dua Garis Leave a Comment

Motilitas sperma hadir sebagai salah satu faktor kunci dalam menentukan kesuburan pria. Proses ini digambarkan melalui kemampuan sperma untuk bergerak secara efisien melalui saluran reproduksi wanita. MDG akan mengajak sister dan paksu untuk membahas bagaimana pengaruh motilitas sperma terhadap kesuburan. Baca sampai habis ya!

Apa itu Motilitas Sperma?

Motilitas sperma sendiri merupakan sebuah kemampuan sperma untuk bergerak atau berenang secara efisien melalui sistem reproduksi pasangan wanita untuk membuahi sel telur. Dua jenis umum motilitas sperma diantaranya adalah, motilitas progresif dimana sperma cenderung bergerak dalam garis lurus atau lingkaran besar. Kemudian ada motilitas non-progresif, dimana sperma tidak bergerak dalam garis lurus, atau berenang dalam lingkaran yang sangat kecil.

Pengaruh Motilitas Sperma terhadap Infertilitas

Mengapa motilitas ini menjadi penting dan berdampak pada infertilitas? Karena agar berhasil dibuahi, sperma harus memiliki motilitas progresif yang memungkinkannya bergerak setidaknya 25 mikrometer per detik, melalui lendir serviks untuk mencapai dan membuahi sel telur. Motilitas sperma yang buruk, atau asthenozoospermia, didiagnosis ketika kurang dari 32 persen sampel sperma menunjukkan motilitas progresif.

Ada berbagai mekanisme yang mengatur dan meningkatkan motilitas sperma. Beberapa molekul permukaan pada sel sperma dapat mengatur motilitas, sehingga menunjukkan kemungkinan penerapannya sebagai pengobatan untuk infertilitas yang disebabkan oleh gangguan motilitas. 

Motilitas sperma diatur oleh pH intraseluler dan ekstraseluler, bersama dengan konsentrasi ion kalsium (Ca2+) dan ion karbonat (HCO3−). Selain itu, sel sperma memiliki serangkaian protein permukaan yang memainkan peran penting dalam fungsi dan motilitasnya. Indikasi molekul permukaan menghadirkan peluang baru untuk memahami motilitas sperma dan kemungkinan mengobati infertilitas yang disebabkan oleh gangguan fungsi sperma.

Cara meningkatkan Motilitas pada Sperma

Motilitas sperma bagi kebanyakan pria dapat ditingkatkan melalui beberapa perubahan gaya hidup, misalnya menjaga berat badan yang sehat, berhenti merokok, dan berolahraga secara teratur. Perlu diketahui bahwa dibutuhkan waktu sekitar tiga bulan agar kualitas sperma, secara umum, terlihat membaik, yang berarti paksu harus memulainya setidaknya tiga bulan sebelum mulai mencoba untuk memiliki bayi.

Fokus pada pola makan merupakan faktor penting dalam meningkatkan motilitas sperma. Pola makan yang sehat dan bervariasi dengan buah dan sayuran mengandung banyak antioksidan, yang dikaitkan dengan kualitas sperma yang tinggi. Dalam daftar di bawah ini, kami telah mengumpulkan beberapa makanan yang dikatakan memiliki dampak positif pada motilitas sperma termasuk sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, sereal utuh, akar maca, makanan laut, kerang.

Motilitas sperma ternyata hadir sebagai indikator penting dari kesuburan. Untuk itu penting bagi sister dan paksu untuk memastikan bahwa motilitas berada pada tingkat optimal. Dengan memahami faktor-faktor yang mempengaruhi motilitas dan melakukan pemeriksaan secara rutin, sister dan paksu dapat memiliki ketepatan untuk program kehamilan. Informasi selanjutnya dapat di cek di Instagram @menujuduagris.id.

Referensi

  • https://mefj.springeropen.com/articles/10.1186/s43043-022-00094-7
  • https://www.vierafertility.com/blog/understanding-sperm-motility-and-its-effects-on-fertility/
  • https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0015028216458024
  • https://www.cryosinternational.com/en-gb/dk-shop/private/blog/low-sperm-motility–what-is-it/

 

Filed Under: Artikel Pejuang Dua Garis

Pahami Teknologi Berbantu ICSI dan IMSI Sebelum melakukan Program IVF

November 4, 2024 by Admin Menuju Dua Garis Leave a Comment

Program bayi tabung adalah salah satu teknik reproduksi yang disebut juga in vitro fertilization (IVF). Proses bayi tabung ini mempertemukan sperma suami dengan ovum atau sel telur istri di luar hingga tercapai pembuahan. Setahun terakhir, teknik baru dalam pemilihan sperma diterapkan di klinik-klinik kesuburan di Indonesia. Teknik tersebut, yaitu Intracytoplasmic morphologically selected sperm injection (IMSI). Pada kesempatan ini MDG akan mengajak sister memahami metode ICSI juga IMSI, baca sampai akhir ya!

Pahami Definisi dan Proses program ICSI dan IMSI

ICSI atau intracytoplasmic sperm injection adalah prosedur penyuntikan satu sperma hidup ke pusat sel telur (sitoplasma) yang telah matang. Berikut tahap-tahap yang dilakukan pada prosedur ICSI mula-mula sel telur yang sudah matang diangkat menggunakan pipet khusus, Sperma diambil menggunakan jarum yang sangat halus, tajam, dan berongga. Selanjutnya jarum dimasukkan ke dalam sitoplasma sel telur secara hati-hati dan langsung menembus bagian luar sel telurnya. Sperma disuntikkan ke dalam sitoplasma, lalu jarum secara perlahan dikeluarkan. Sel telur yang akan dibuahi kemudian diperiksa pada hari berikutnya untuk mencari tahu apakah pembuahan berhasil dilakukan. Jika pembuahan berhasil, maka transfer embrio akan dilakukan ke dalam rahim wanita. 

Intracytoplasmic Morphologically Selected Sperm Injection Juga dikenal sebagai IMSI, Prosedur ini memungkinkan dokter untuk membedakan struktur sperma dan menyingkirkan variasi yang dicurigai. Dokter melakukan prosedur ini menggunakan mikroskop pencitraan digital pembesaran tinggi selama penyuntikan ke dalam sel telur. Tahapannya dimulai dari dokter melakukan seleksi awal sperma dari sampel segar yang dikumpulkan. Seleksi dilakukan di bawah mikroskop yang 15 kali lebih kuat dari mikroskop biasa. Morfologi internal sperma diperiksa menggunakan mikroskop. Dokter menyingkirkan sperma abnormal pada tahap ini segera setelah pemeriksaan. Setelah membuang sperma abnormal, dokter memilih sperma normal dan menempatkannya dalam kateter. Sperma ini kemudian ditempatkan di tengah sel telur.

Perbandingan Keberhasilan Program ICSI dan IMSI

Sebuah penelitian teixeira Dkk (2020) dengan judul “Regular (ICSI) versus ultra‐high magnification (IMSI) sperm selection for assisted reproduction” menemukan bukti terkini dari randomised controlled trials membantah penggunaan klinis suntikan sperma IMSI. Penelitian tersebut menemukan bukti berkualitas rendah, hal ini menjadikan IMSI dapat meningkatkan kemungkinan keguguran.

Meski demikian, dikutip dari IMTB Jika dibandingkan dengan metode konvensional, tingkat ICSI dan IMSI ini lebih tinggi. Berdasarkan literatur medis Cochrane, terdapat perbandingan antara tingkat keberhasilan penggunaan metode ICSI dan IMSI. Pada tingkat kelahiran klinis, keberhasilan ICSI mencapai 32%. Sedangkan IMSI Tingkat keberhasilannya 35 hingga 44%.

Resiko keguguran pada penggunaan metode ICSI cukup rendah, yaitu hanya 7% saja. Lebih dari itu penggunaan metode IMSI resiko kegugurannya bisa lebih rendah sekitar 5% dan bisa juga lebih tinggi, yaitu hingga 10%.

Teknologi berbantu seperti ICSI dan IMSI memang hadir diantara sister dan paksu dan menawarkan harapan baru. Dengan pemilihan sperma yang lebih baik dan teknik injeksi yang canggih, peluang untuk mencapai kehamilan yang sukses meningkat secara signifikan. Tentu ini bukan menjadi faktor tunggal untuk keberhasilan IVF, sister dan paksu perlu untuk melakukan persiapan fisik dan mental agar proses berjalan lancar dan efektif. Informasi menarik lainnya follow Instagram @menujuduagris,id

 

Referensi

  • https://www.morulaivf.co.id/id/blog/apa-itu-icsi-dan-bagaimana-prosedur-ini-dilakukan/
  • https://www.shreeivfclinic.com/infertility/imsi/
  • https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC7033651/
    https://imtb.id/icsi-dan-imsi-prosedur-canggih-tingkatkan-keberhasilan-ivf/#:~:text=pada%20proses%20implantasi.-,Tingkat%20Keberhasilan%20IVF%20dengan%20ICSI%20dan%20IMSI,tinggi%2C%20yaitu%20hingga%2010%25.

Filed Under: Artikel Pejuang Dua Garis

Selamat Hari Fertilitas Sedunia Sister dan Paksu Pejuang Dua Garis

November 2, 2024 by Admin Menuju Dua Garis Leave a Comment

 

Menuju penghujung tahun 2024 ini semoga sister dan paksu dalam keadaan sehat, kami Menuju Dua Garis ingin mengucapkan selamat hari fertilitas sedunia yang diperingati setiap tahun pada 2 November. Pertama kali hari ini dirayakan pada 2018, tentu dengan memperingati hari ini harapannya dapat meningkatkan kesadaran tentang infertilitas, selain itu juga dapat menjadi atmosfer dalam mendukung satu sama lainnya.

Sejarah Peringatan Fertilitas Secara Global 

IVF Babble meluncurkan Hari Kesuburan Sedunia pertama pada tanggal 2 November 2018. Awal mula  didirikan oleh Sarah dan Tracy, mereka telah memanfaatkan teknologi IVF untuk memiliki anak. Kelompok ini memiliki tujuan untuk membahas masalah kesuburan dan kesulitan yang mereka alami selama perjalanan IVF. Dengan jumlah kasus infertilitas yang meningkat pesat, ini merupakan masalah yang terus berkembang secara nasional dan di seluruh dunia. 

Dari Sejarah itu memperlihatkan bagaimana memupuk komunitas yang mendukung dan menyediakan sumber daya bahagia mereka yang berjuang melawan infertilitas, Hari Fertilitas Sedunia ini hadir terutama memainkan peran yang sangat penting juga dalam meningkatkan pemahaman dan kasih sayang terhadap individu yang menghadapi tantangan infertilitas.

Mengapa Penting bagi kita untuk memperingati Hari Fertilitas?

Lebih dari 180 juta pasangan di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah berjuang melawan infertilitas. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di beberapa masyarakat, seorang gadis dengan masalah reproduksi mungkin menghadapi stigmatisasi karena dianggap tidak dapat menikah dan menjadi beban bagi kerabat dan lingkungannya.

Lebih jauh lagi, karena infertilitas dan tidak memiliki anak dianggap tabu di beberapa negara, seorang wanita yang tidak dapat hamil cenderung mengalami tekanan mental yang berat. Dan berakhir keharusan untuk menghadapi konsekuensi sosial dan psikologis, pelecehan berbasis gender, dan bahkan mungkin ditinggalkan oleh keluarganya jika dampaknya signifikan.

Harapan pada Infertilitas di Masa Depan

Kesadaran dan Pendidikan, dengan adanya hari fertilitas maka akan dijadikan fokus terutama dalam mendidik masyarakat tentang masalah fertilitas dan pentingnya kesehatan reproduksi dan keluarga berencana. Sehingga dihapuskannya mitos dan anggapan tabu seputar infertilitas.

Mengurangi stigma, dalam masyarakat Infertilitas sering kali dianggap stigma sosial yang signifikan. Dengan adanya hari ini dapat mendorong perbincangan terbuka tentang isu-isu infertilitas, dan nantinya dapat memberikan dukungan emosional kepada mereka yang terdampak.

Inklusivitas, kehadiran peringatan juga dapat menekankan pentingnya akses yang sama terhadap perawatan fertilitas untuk semua orang, tanpa memandang usia, jenis kelamin, atau status sosial ekonomi.

Semakin dekat kita dalam memahami fertilitas maka akan memberikan dorongan untuk dapat memutuskan langkah apa yang dapat diambil, sister dan paksu juga bisa membagikan pengalaman, informasi dan bahkan dapat memotivasi antar sesama untuk tidak merasa sendiri dalam berjuang. Informasi menarik lainnya sister dapat akses di @menujuduagris.id

Referensi

  • https://eve-ivf.com/en/2023/06/26/all-you-need-to-know-about-world-infertility-awareness-month/
  • //capefertility.co.za/world-infertility-awareness-day-june-2024-when-should-you-seek-help/
  • https://www.arcfertility.com/world-fertility-day-raising-awareness-and-building-a-support-system/
  • https://www.wockhardthospitals.com/press-release/world-fertility-day/
  • https://www.asrm.org/news-and-events/asrm-news/press-releasesbulletins/asrm-marks-world-ivf-day/
  • https://communities.springernature.com/posts/celebrating-world-ivf-day
  •  https://fkkmk.ugm.ac.id/mengulik-lebih-dalam-tentang-program-bayi-tabung/

Filed Under: Artikel Pejuang Dua Garis

  • « Go to Previous Page
  • Page 1
  • Interim pages omitted …
  • Page 81
  • Page 82
  • Page 83
  • Page 84
  • Page 85
  • Interim pages omitted …
  • Page 97
  • Go to Next Page »

Primary Sidebar

Recent Posts

  • Endometriosis dan Infeksi Panggul Ternyata Ada Hubungan Lho!
  • Yoga untuk PCOS: Tunggu Dulu yuk Cari Tau Bagaimana Bukti Ilmiah yang Lebih Dalam dari Sekadar Relaksasi
  • Diet dan Endometriosis: Apa yang Kita Makan Ternyata Ikut “Bicara” di Dalam Tubuh
  • Low-FODMAP Diet dan Endometriosis: Cara “Menjinakkan” Gejala Usus yang Sering Ikut Datang
  • Terlihat Sehat Tapi Peluang Hamil Bisa Menurun Ini Penjelasan Ilmiahnya

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • January 2024
  • December 2023
  • July 2023
  • June 2023

Categories

  • Artikel Pejuang Dua Garis
  • Uncategorized

Tentang MDG

Menuju Dua Garis merupakan komunitas yang dibentuk oleh Rosiana Alim, atau akrab disapa Mizz Rosie untuk berbagi kisah perjuangan hidupnya dalam menantikan buah hati serta mewadahi para wanita yang sedang berjuang menghadapi infertilitas dan menantikan kehadiran buah hati.

Join Komunitas MDG

Join Komunitas

Follow Social Media Kami

© 2026 Menuju Dua Garis. All Rights Reserved.