• Skip to main content
  • Skip to primary sidebar
Menuju Dua Garis
  • Home
  • About Us
  • Our Story
  • Articles
  • Services
  • Kata Mereka
  • Join Us
×
  • Home
  • About Us
  • Our Story
  • Articles
  • Services
  • Kata Mereka
  • Join Us

kecepatan

Gerak Sperma Dipetakan AI: t-SNE Tunjukkan Potensi Diagnosis Kesuburan

May 21, 2025 by Admin Menuju Dua Garis Leave a Comment

Pernah nggak sih, sister, kepikiran bahwa cara sperma bergerak bisa menjadi petunjuk penting untuk mengetahui peluang kehamilan?

Nah, sebuah studi terbaru mencoba menjawab hal ini dengan pendekatan yang modern banget yaitu dengan menggunakan kecerdasan buatan dan statistik canggih untuk memahami pergerakan sperma dan ternyata hasilnya cukup menjanjikan.

Pahami Hubungan antara Motilitas Sperma dan Kesuburan

Jadi yang perlu sister dan paksu ketahui bahwa sperma yang sehat dapat bergerak maju dengan kecepatan minimal 25 mikrometer per detik. Sedangkan, sperma lambat didiagnosis ketika sperma yang bergerak efisien berjumlah kurang dari 32 persen. Sehingga tidak heran jika motilitas atau pergerakan sperma ini sangat berpengaruh pada keberhasilan program hamil kalian.

 Pada kasus motilitas ini masuk pada Asthenozoospermia yang merupakan kondisi ketika sebagian besar sel sperma memiliki gerakan yang tidak normal. Meski bisa menyebabkan kemandulan, kondisi ini dapat disembuhkan jika ditangani dengan tepat. Nah peneliti sudah banyak melakukan percobaan salah satunya pada hewan dalam melihat pergerakan sperma.

Machine Learning untuk Deteksi Sperma 

Penggunaan sampling sperma babi (yes, babi sering dipakai dalam penelitian karena sistem reproduksinya mirip manusia). Mereka ingin tahu apakah cara sperma bergerak bisa dipetakan untuk memprediksi apakah seekor pejantan punya tingkat kesuburan tinggi atau tidak.

Hal ini yang digunakan adalah t-SNE, salah satu teknik machine learning yang bisa “memetakan” pola atau perilaku kompleks, termasuk dalam hal ini: variasi gerak sperma. Gerakannya nggak hanya dilihat cepat atau lambat, tapi juga apakah lurus, berputar, atau acak.

Setelah semua data diolah, para peneliti pakai metode statistik canggih bernama Bayesian logistic regression untuk memprediksi kemungkinan seekor pejantan subur atau tidak, berdasarkan pola gerak spermanya.

Hasil studi ini menunjukkan bahwa:

  • Sperma yang bergerak cepat dan lurus ternyata lebih berkaitan dengan tingkat kesuburan yang tinggi.

  • Variasi dalam gerakan sperma memang ada, tapi bukan semuanya penting. Yang paling relevan adalah pola gerak efisien dan terarah.

Walaupun ini masih studi pada hewan, tapi pendekatan ini bisa banget diterapkan untuk penelitian kesuburan manusia juga, lho! Dengan teknologi ini, dokter bisa lebih akurat menilai kualitas sperma secara otomatis, bukan hanya dilihat manual di bawah mikroskop.

Dan tentunya, ini membuka peluang baru untuk diagnosis dan penanganan masalah infertilitas pria di masa depan.

Referensi

  • Fernández-López, P., Garriga, J., Casas, I., Yeste, M., & Bartumeus, F. (2022). Predicting fertility from sperm motility landscapes. Communications biology, 5(1), 1027.
  • https://www.klikdokter.com/info-sehat/reproduksi/penyebab-pergerakan-sperma-lambat-yang-ganggu-kesuburan-pria

 

Filed Under: Artikel Pejuang Dua Garis Tagged With: kecepatan, kesuburan, laki-laki, motilitas, sperma

Primary Sidebar

Recent Posts

  • Endometriosis dan Infeksi Panggul Ternyata Ada Hubungan Lho!
  • Yoga untuk PCOS: Tunggu Dulu yuk Cari Tau Bagaimana Bukti Ilmiah yang Lebih Dalam dari Sekadar Relaksasi
  • Diet dan Endometriosis: Apa yang Kita Makan Ternyata Ikut “Bicara” di Dalam Tubuh
  • Low-FODMAP Diet dan Endometriosis: Cara “Menjinakkan” Gejala Usus yang Sering Ikut Datang
  • Terlihat Sehat Tapi Peluang Hamil Bisa Menurun Ini Penjelasan Ilmiahnya

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • January 2024
  • December 2023
  • July 2023
  • June 2023

Categories

  • Artikel Pejuang Dua Garis
  • Uncategorized

Tentang MDG

Menuju Dua Garis merupakan komunitas yang dibentuk oleh Rosiana Alim, atau akrab disapa Mizz Rosie untuk berbagi kisah perjuangan hidupnya dalam menantikan buah hati serta mewadahi para wanita yang sedang berjuang menghadapi infertilitas dan menantikan kehadiran buah hati.

Join Komunitas MDG

Join Komunitas

Follow Social Media Kami

© 2026 Menuju Dua Garis. All Rights Reserved.