• Skip to main content
  • Skip to primary sidebar
Menuju Dua Garis
  • Home
  • About Us
  • Our Story
  • Articles
  • Services
  • Kata Mereka
  • Join Us
×
  • Home
  • About Us
  • Our Story
  • Articles
  • Services
  • Kata Mereka
  • Join Us

Microscopic Testicular Sperm extraction

Pahami Manfaat Koordinasi Pengambilan Oosit dan Hubungannya dengan Prosedur Microscopic Testicular Sperm extraction (mTESE)

January 2, 2025 by Admin Menuju Dua Garis Leave a Comment

Pengobatan infertilitas pria yang disebabkan oleh masalah sperma dapat dilakukan melalui berbagai metode. Salah satu teknologi canggih dalam bidang reproduksi adalah Microscopic Testicular Sperm Extraction atau mTESE. Metode ini dapat diterapkan untuk paksu yang menghadapi kesulitan mendapatkan sperma dari testis karena kondisi medulla seminiferi yang tidak normal. MDG akan membahas lebih lanjut tentang koordinasi pengambilan oosit dengan menerapkan prosedur mTESE untuk memperoleh sperma pada pria. Baca sampai habis ya!

Apa itu microsurgical testicular sperm extraction (mTESE)

microsurgical testicular sperm extraction (microTESE) adalah prosedur pembedahan yang dilakukan untuk mengambil sperma dari testis pria. Prosedur ini dilakukan untuk mengatasi infertilitas pada pria, khususnya yang disebabkan oleh azoospermia non obstruktif. Lalu bagaimana jika prosedur ini dikaitkan dengan pengambilan oosit

mTESE dengan siklus pengambilan oosit segar merupakan hal yang rumit. Sehingga diperlukan sinkronisasi yang tepat antara jadwal pasien, ahli urologi reproduksi, ahli endokrinologi reproduksi, tim ruang operasi, dan ahli embriologi. Bahkan dengan perencanaan yang cermat, perkembangan folikel tidak dapat diprediksi selama stimulasi ovarium terkontrol, dan pengambilan oosit mungkin tidak dapat disesuaikan dengan tanggal mTESE segar yang dijadwalkan. 

Beberapa Pertimbangan sebelum melakukan Prosedur mTESE

Melihat data yang ada mengenai hasil IVF dan kehamilan dengan oosit yang divitrifikasi sangat mendukung untuk keberhasilan prosedur ini. Sister dan paksu dapat  melihat tingkat keberhasilan yang tinggi dari oosit yang divitrifikasi dan potensi keuntungan dari pemisahan prosedur. 

Bagi pasien dengan cadangan ovarium yang berkurang, lebih dari satu siklus stimulasi ovarium dengan penyimpanan oosit untuk memaksimalkan jumlah oosit yang tersedia harus dipertimbangkan sebelum mTESE. Selain itu, hal yang perlu diketahui adalah bahwa sperma mungkin tidak ditemukan pada saat mTESE. 

Kehadiran Kemajuan dalam vitrifikasi oosit telah membuka pintu bagi pendekatan yang lebih fleksibel dan berpusat pada pasien serta peluang untuk mengoptimalkan waktu dan koordinasi kedua prosedur tersebut. Dengan memisahkan pengambilan oosit segar dan mTESE segar, dan memanfaatkan tingkat kelangsungan hidup yang tinggi dari oosit yang divitrifikasi, ternyata dapat mengurangi beban pada pasien dan tim perawatan kesehatan sambil mempertahankan, atau berpotensi meningkatkan, kemungkinan keberhasilan.

Setelah mengetahui fakta tersebut, tentunya dapat sister dan paksu pertimbgkan kembali, apa langkah yang tepat untuk dapat dipilih ya. Melakukan prosedur yang terpisah dan melihat apa saja kira-kira dampaknya, meski demikian pilihlah proses yang aman dan mengedepankan keselamatan sister dan paksu. Untuk informasi menarik lainnya sister dan paksu dapat follow Instagram @menujuduagaris.id

Referensi 

  • Hughes, L., Kim, H. H., & Feinberg, E. C. (2024). It’s time to re-think coordination of fresh oocyte retrievals with microscopic testicular sperm extraction (mTESE). Fertility and sterility, S0015-0282.
  • https://my-clevelandclinic-org.translate.goog/health/procedures/microtese?_x_tr_sl=en&_x_tr_tl=id&_x_tr_hl=id&_x_tr_pto=sge&_x_tr_hist=true

Filed Under: Artikel Pejuang Dua Garis Tagged With: analisa sperma, azoospermia, Microscopic Testicular Sperm extraction, NOA, Oosit

Primary Sidebar

Recent Posts

  • Ketika Embrio Tampak Baik, Tapi Kehamilan Tak Kunjung Datang: Peran Sunyi Epigenetik Sperma dalam Kegagalan FET
  • Memahami Adenomyosis dan Dampaknya terhadap Kesuburan serta Program Bayi Tabung
  • Karena dalam Promil Modern, Sel Sperma Juga Perlu Perhatian yang Sama Seriusnya
  • Kenapa Usia Ayah Bisa Berpengaruh ke Perkembangan Anak?
  • Mengenal PCOS Lebih Dalam: Bukan Sekadar Haid Tidak Teratur, tapi Cerita Tubuh yang Kompleks

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • January 2024
  • December 2023
  • July 2023
  • June 2023

Categories

  • Artikel Pejuang Dua Garis
  • Uncategorized

Tentang MDG

Menuju Dua Garis merupakan komunitas yang dibentuk oleh Rosiana Alim, atau akrab disapa Mizz Rosie untuk berbagi kisah perjuangan hidupnya dalam menantikan buah hati serta mewadahi para wanita yang sedang berjuang menghadapi infertilitas dan menantikan kehadiran buah hati.

Join Komunitas MDG

Join Komunitas

Follow Social Media Kami

© 2026 Menuju Dua Garis. All Rights Reserved.