• Skip to main content
  • Skip to primary sidebar
Menuju Dua Garis
  • Home
  • About Us
  • Our Story
  • Articles
  • Services
  • Kata Mereka
  • Join Us
×
  • Home
  • About Us
  • Our Story
  • Articles
  • Services
  • Kata Mereka
  • Join Us

mitos

Mitos: Kesuburan Hanya Dipengaruhi Usia Perempuan, Faktanya Laki-Laki Juga Berperan!

March 20, 2025 by Admin Menuju Dua Garis Leave a Comment

 

 

Hai, sister dan paksu! jangan sampai kalian terbawa mitos bahwa laki-laki tidak ada pengaruh antara infertilitas dengan umur. Tahukah kalian bahwa penundaan ini bisa berdampak pada kesuburan, bukan hanya bagi wanita tetapi juga pria? Yup, seiring bertambahnya usia, kesuburan pria juga mengalami penurunan yang bisa mempengaruhi peluang kehamilan. MDG kali ini tidak hanya menyoroti dari sisi perempuan tapi juga paling penting adalah dari sisi laki-laki. 

Bagaimana Usia Mempengaruhi Kesuburan laki-laki?

Kira-kira apa saja yang berpengaruh jika usia laki-laki semakin berumur? mereka akan berhubungan dengan berbagai masalah kesuburan, seperti:

  • Penurunan volume air mani dan jumlah sperma
  • Berkurangnya motilitas (pergerakan) sperma
  • Perubahan morfologi sperma (bentuk sperma yang tidak normal)
  • Meningkatnya cacat sperma secara genetik dan epigenetik

Dalam konteks kehamilan alami atau inseminasi intrauterin (IUI), usia laki-laki yang lanjut dikaitkan dengan tingkat kehamilan yang lebih rendah dan risiko aborsi spontan yang lebih tinggi, dalam hal ini meski  jika usia ibu masih muda! wah jadi benar-benar laki-laki yang berumur bisa mempengaruhi infertilitas ya sister! Lalu bagaimana jika pada pasangan memilih melakukan bayi tabung?

Dampak Usia Ayah pada Program Bayi Tabung (IVF)

Bagaimana dengan teknologi reproduksi berbantuan (ART) seperti IVF atau ICSI? sebuah studi turut menunjukkan bahwa ketika sperma pria berusia di atas 55 tahun digunakan dalam IVF atau program donasi oosit, terjadi penurunan perkembangan blastokista yang signifikan. Meski begitu, sejauh ini belum ditemukan hubungan langsung antara usia ayah dengan tingkat keberhasilan kehamilan melalui IVF atau ICSI.

Jadi sudah jelas bukan bahwa tidak ada perawatan yang bisa sepenuhnya mengembalikan kesuburan pria yang sudah menurun akibat usia. Namun, beberapa tindakan bisa membantu mengoptimalkan potensi kesuburan, seperti:

  • Terapi medis, misalnya varikokelektomi, jika ditemukan gangguan tertentu
  • Perubahan gaya hidup, seperti konsumsi makanan kaya antioksidan untuk melawan stres oksidatif
  • Menghindari paparan zat berbahaya, seperti rokok, alkohol berlebihan, dan polusi

Dari pembahasan kali ini, memperlihatkan sebuah fakta bahwa menjaga kesehatan reproduksi bukan hanya tugas sister, tetapi juga paksu! Usia memang tidak bisa dihentikan, tapi dengan menerapkan gaya hidup sehat sejak dini, kualitas sperma bisa lebih optimal. Jadi, kalau dihadapkan dengan mitos ini segera pahami ya, bahwa kesuburan dan umur ini juga sangat bergantung baik sister maupun paksu. Informasi menarik lainnya sister dan paksu dapat follow Instagram @menujuduagaris.id

Referensi

  • Belloc, S., Hazout, A., Zini, A., Merviel, P., Cabry, R., Chahine, H., … & Benkhalifa, M. (2014). How to overcome male infertility after 40: Influence of paternal age on fertility. Maturitas, 78(1), 22-29.

Filed Under: Artikel Pejuang Dua Garis Tagged With: infertilitas, laki-laki, mitos, umur

Primary Sidebar

Recent Posts

  • AMH Rendah dan Peluang IVF: Apa yang Sebenarnya Terjadi di Dalam Ovarium?
  • Diminished Ovarian Reserve (DOR) dan Premature Ovarian Insufficiency (POI): Serupa Tapi Tak Sama
  • Low AMH, Masih Ada Harapan?
  • POI Selain Donor Sel Telur Apa Ada Pilihan Lain??
  • Transcutaneous Electrical Acupoint Stimulation (TEAS): Terapi Akupuntur Tanpa Jarum untuk Mendukung Program IVF

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • January 2024
  • December 2023
  • July 2023
  • June 2023

Categories

  • Artikel Pejuang Dua Garis
  • Uncategorized

Tentang MDG

Menuju Dua Garis merupakan komunitas yang dibentuk oleh Rosiana Alim, atau akrab disapa Mizz Rosie untuk berbagi kisah perjuangan hidupnya dalam menantikan buah hati serta mewadahi para wanita yang sedang berjuang menghadapi infertilitas dan menantikan kehadiran buah hati.

Join Komunitas MDG

Join Komunitas

Follow Social Media Kami

© 2026 Menuju Dua Garis. All Rights Reserved.