• Skip to main content
  • Skip to primary sidebar
Menuju Dua Garis
  • Home
  • About Us
  • Our Story
  • Articles
  • Services
  • Kata Mereka
  • Join Us
×
  • Home
  • About Us
  • Our Story
  • Articles
  • Services
  • Kata Mereka
  • Join Us

program hamil

Waspadai yang Ternyata Polusi Memiliki Dampak Terhadap Kehamilan

February 4, 2025 by Admin Menuju Dua Garis Leave a Comment

Di era sekarang sister dan paksu juga harus mulai melihat fakta tentang krisis lingkungan. Aktivitas manusia yang tidak terkendali serta ekspansi global telah memperburuk perubahan iklim dan pemanasan global. Selain itu, peningkatan produksi plastik dan polusi secara umum menjadi ancaman serius bagi sumber daya, persediaan, dan kelangsungan hidup manusia.

Dalam konteks kesehatan reproduksi, polusi lingkungan dapat berdampak negatif pada kehamilan. MDG akan menjelaskan lebih lanjut bagaimana hal tersebut dapat berdampak pada sister dan paksu terutama yang akan melakukan program hamil. Baca sampai habis ya

Dampak Lingkungan terhadap Kehamilan

Dampak lingkungan terhadap kesehatan ibu dan perkembangan janin semakin menjadi perhatian dalam berbagai penelitian ilmiah. Polutan tertentu telah terbukti memiliki konsekuensi yang serius terhadap kesehatan ibu dan bayi. Salah satu faktor utama yang menjadi sorotan adalah paparan plastik dan zat kimia berbahaya yang terkandung di dalamnya.

Paparan terhadap stresor lingkungan, seperti mikroplastik dan zat kimia beracun, dapat menyebabkan berbagai perubahan biologis dalam tubuh, termasuk kerusakan seluler dan intraseluler, bahkan plastik dan polutan lainnya dapat menyebabkan stres oksidatif yang berkontribusi pada kerusakan sel dan jaringan.

Dampak lainnya adalah aktivasi kronis sistem kekebalan tubuh dimana polutan dapat memicu peradangan kronis, yang berisiko mengganggu kesehatan ibu hamil serta pertumbuhan janin.

Juga dampak modifikasi epigenetik, dimana paparan polutan selama kehamilan dapat mempengaruhi ekspresi gen janin, yang berpotensi meningkatkan risiko penyakit di masa dewasa.

Apa Kata Peneliti?

Sebuah penelitian dengan judul “Pregnancy in the era of the environmental crisis: plastic and pollution” mengidentifikasi beberapa polutan utama yang berdampak pada kehamilan, dengan perhatian khusus pada plastik. Mikroplastik dan bahan kimia berbahaya dalam plastik, seperti bisphenol A (BPA) dan phthalates, telah dikaitkan dengan berbagai komplikasi kehamilan, termasuk Risiko kelahiran prematur, gangguan pertumbuhan janin dan bahkan terjadinya peningkatan risiko gangguan endokrin pada bayi.

Bagaimana sister setelah memahami dampak tersebut, membuat kita jadi semakin tau bahwa di era krisis lingkungan saat ini, memahami mekanisme biologis yang mendasari dampak buruk polutan, terutama plastik, pada kehamilan sangat penting untuk mendorong perubahan kebijakan dan perilaku. Tentunya solusi jangka panjang yang paling efektif adalah pengurangan drastis produksi dan polusi plastik global serta peningkatan program daur ulang yang lebih efisien. Dengan langkah-langkah ini, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi ibu hamil dan generasi mendatang. Meski kini sister dapat melakukan pencegahan preventif terlebih dahulu seperti pemilahan sampah juga pengurangan sampah. Semoga program sister dan paksu dilancarkan. Informasi menarik lainnya dapat di akses di Instagram @menujuduagaris.id

Referensi

  • Ragusa, A., Principi, G., & Matta, M. (2022). Pregnancy in the era of the environmental crisis: plastic and pollution. Clinical and Experimental Obstetrics & Gynecology, 49(10), 216.
  • https://www.halodoc.com/artikel/ini-bahaya-pm-2-5-pada-kesehatan-ibu-hamil
  • https://www.alodokter.com/waspada-terpapar-polusi-udara-bisa-berisiko-melahirkan-prematur

 

Filed Under: Artikel Pejuang Dua Garis Tagged With: krisis iklim, polusi, program hamil, sampah

Nutrisi yang Dipersonalisasi Ternyata Berperan pada Infertilitas hingga Suksesnya Teknologi Reproduksi Berbantuan

January 17, 2025 by Admin Menuju Dua Garis Leave a Comment

 

Infertilitas dan nutrisi tentu saja memiliki keterkaitan, dimana nutrisi memainkan peran yang sangat penting. Bahkan tidak hanya pada kesehatan reproduksi tapi juga kesehatan secara keseluruhan. MDG akan membahas lebih spesifik bagaimana nutrisi juga dapat dipersonalisasi loh sesuai dengan kebutuhan sister, hal ini tentu akan mendorong efisiensi keberhasilan dari kandungan nutrisi yang akan dikonsumsi. Baca sampai habis ya!

Nutrisi pada Fertilitas 

Memahami hubungan langsung antara asupan makanan dan kesuburan wanita sangat penting karena makanan secara langsung terlibat dalam perkembangan kondisi metabolik kronis lainnya, seperti obesitas, yang pada akhirnya berdampak pada kesehatan reproduksi.

Nurses’ Health Study II (NHS II) merekomendasikan bahwa wanita sehat dengan mengonsumsi protein hewani memiliki risiko gangguan ovulasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang menerima protein nabati, yang mengindikasikan kemungkinan efek sumber protein makanan terhadap kesehatan reproduksi wanita. Makanan yang diperkaya dengan protein yang berasal dari sumber nabati dapat mempengaruhi sensitivitas insulin dan kadar Insulin-like Growth Factor (IGF-I). Ini baru tentang pemilihan nutrisi berupa protein nabati, sudah sangat kompleks belum yang lainnya. 

Personalisasi Nutrisi, Infertilitas dan IVF

Kompleksitas kebutuhan ini membutuhkan personalisasi, agar sesuai dengan kebutuhan dalam mengkonsumsi nutrisi. Melihat salah satu fakta saja bahwa penggunaan nutraceutical telah disarankan sebagai alat terapi potensial untuk mengobati perempuan dengan gangguan reproduksi. 

Nutraceutical didefinisikan sebagai produk makanan yang dapat diberikan sebagai suplemen makanan dengan manfaat fisiologis di luar kebutuhan nutrisi dasar (misalnya, vitamin, mineral, herbal, asam lemak, dll. Data yang menggembirakan mendukung penggunaan nutraceutical untuk gangguan reproduksi wanita. 

Pada wanita yang menjalani IVF, asupan DHA dan asam alfa-linolenat (ALA) telah dikaitkan secara positif dengan peningkatan jumlah folikel, kadar serum E2, dan kualitas embrio yang baik . Penelitian lain menunjukkan bahwa asupan multivitamin dan zat besi secara teratur mengurangi risiko disfungsi ovulasi. Efektivitas dan keamanan terapeutik nutraceutical terutama bergantung pada formulasinya (ekstrak makanan, konstituen aktif yang diisolasi, dll); dengan demikian, program baik dari sister dan paksu sangat penting untuk memantau brand yang akan dipilih, dan bagaimana produk tersebut aman untuk dikonsumsi. 

Terakhir adalah sister dapat melakukan analisis Genetik, karena menggunakan informasi genetik dapat berfungsi untuk merancang diet yang sesuai dengan kebutuhan metabolik individu.

Sister juga membutuhkan konsultasi ahli gizi, dimana melibatkan ahli gizi untuk merancang rencana makan yang mendukung kesuburan berdasarkan kondisi kesehatan dan gaya hidup individu.

Yang terakhir jika dibutuhkan penggunaan suplemen khusus, Namun sister tetap perlu untuk berkonsultasi dengan dokter. Informasi menarik lainnya sister dan paksu dapat follow Instagram @menujuduagaris.id

Referensi 

  • Kohil, A., Chouliaras, S., Alabduljabbar, S., Lakshmanan, A. P., Ahmed, S. H., Awwad, J., & Terranegra, A. (2022). Female infertility and diet, is there a role for a personalized nutritional approach in assisted reproductive technologies? A Narrative Review. Frontiers in Nutrition, 9, 927972.
  • https://www.editverse.com/id/top-topics-in-obstetrics-research/

Filed Under: Artikel Pejuang Dua Garis Tagged With: IVF, nutrisi, ovulasi, perempuan, program hamil

  • « Go to Previous Page
  • Page 1
  • Page 2
  • Page 3

Primary Sidebar

Recent Posts

  • Stres, Hormon, dan Infertilitas: Ketika Pikiran dan Tubuh Saling Mempengaruhi Kesuburan
  • Faktor Sederhana yang Ternyata Bisa Mempengaruhi Kesuburan
  • Nyeri Saat Berhubungan pada Endometriosis: Kenapa Banyak yang Diam dan Tidak Tahu Harus Ke Mana
  • Antioksidan Tidak Selalu Aman: Ketika “Terlalu Sehat” Justru Mengganggu Kesuburan
  • Stres Oksidatif dan Kualitas Sperma: Peran Telomer yang Jarang Dibahas dalam Infertilitas

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • January 2024
  • December 2023
  • July 2023
  • June 2023

Categories

  • Artikel Pejuang Dua Garis
  • Uncategorized

Tentang MDG

Menuju Dua Garis merupakan komunitas yang dibentuk oleh Rosiana Alim, atau akrab disapa Mizz Rosie untuk berbagi kisah perjuangan hidupnya dalam menantikan buah hati serta mewadahi para wanita yang sedang berjuang menghadapi infertilitas dan menantikan kehadiran buah hati.

Join Komunitas MDG

Join Komunitas

Follow Social Media Kami

© 2026 Menuju Dua Garis. All Rights Reserved.