• Skip to main content
  • Skip to primary sidebar
Menuju Dua Garis
  • Home
  • About Us
  • Our Story
  • Articles
  • Services
  • Kata Mereka
  • Join Us
×
  • Home
  • About Us
  • Our Story
  • Articles
  • Services
  • Kata Mereka
  • Join Us

Sumbatan

Endometriosis Sebagai Penyebab Langka Sumbatan Usus: Apa yang Perlu Diketahui?

October 9, 2025 by Admin Menuju Dua Garis Leave a Comment

 

Sister mungkin sering dengar kalau endometriosis menyebabkan nyeri haid hebat, kista ovarium, atau gangguan kesuburan. Tapi tahukah kamu, kondisi ini juga bisa menyebabkan sumbatan usus (intestinal obstruction) meski sangat jarang terjadi?

Sebuah comprehensive literature review yang diterbitkan di Journal of Clinical Medicine telah mengungkapkan fakta menarik tentang hal ini. Yuk, kita bahas dengan bahasa yang lebih ringan!

Seberapa Sering Endometriosis Menyerang Usus?

Peneliti menemukan bahwa 3–37% kasus endometriosis melibatkan saluran pencernaan, terutama di bagian usus besar dan kecil. Namun, kasus yang sampai menyebabkan sumbatan usus total (intestinal occlusion) sangat jarang, hanya sekitar 0,1–0,7% dari semua kasus endometriosis.

Artinya, dari seratus perempuan dengan endometriosis, hanya satu atau bahkan kurang yang mengalami sumbatan usus akibat kondisi ini.

Bagaimana Endometriosis Bisa Menyumbat Usus? Dalam tinjauan ini, tercatat 107 pasien dengan sumbatan usus akibat endometriosis. Lokasi yang paling sering terkena antara lain:

  • Ileum (38,3%) – bagian akhir usus halus
  • Rektosigmoid (34,5%) – bagian bawah usus besar
  • Ileocecal junction & usus buntu (14,9%)
  • Rektum (10,2%)

Bahkan ada satu kasus unik di mana sumbatan terjadi di lekukan hati usus besar (hepatic flexure) dan satu lagi akibat kista endometrioid besar di omentum yang menekan usus dari luar.

Apa Penyebab Mekanismenya?

Endometriosis bisa menghambat aliran usus lewat beberapa mekanisme:

  1. Massa di dalam atau dinding usus – jaringan endometriosis tumbuh dan menutup sebagian lumen.
  2. Tekanan dari luar (ekstrinsik) – lesi menekan usus dari jaringan sekitarnya.
  3. Adhesi atau perlengketan – membuat bagian usus saling menempel.
  4. Intususepsi – kondisi saat satu bagian usus masuk ke bagian lain.

Uniknya, ada juga kasus pada perempuan pascamenopause, yang menunjukkan bahwa endometriosis tidak sepenuhnya berhenti setelah menstruasi berakhir. Meski begitu ada risiko yang lebih serius.

Risiko yang Lebih Serius: Transformasi Maligna

Dalam beberapa kasus langka, jaringan endometriosis bisa berubah menjadi kanker dan menyebabkan sumbatan usus. Kondisi ini menegaskan pentingnya deteksi dini dan penanganan tepat pada endometriosis yang melibatkan organ pencernaan.

Kapan Harus Waspada? Gejala sumbatan usus akibat endometriosis sering kali mirip dengan gangguan pencernaan biasa, seperti: Nyeri perut parah, Mual dan muntah, Perut kembung atau terasa penuh dan tidak bisa buang gas atau buang air besar

Meskipun jarang, endometriosis dapat menjadi penyebab sumbatan usus yang serius.
Kasus-kasus ini menunjukkan betapa luas dan kompleks dampak endometriosis terhadap tubuh, bukan hanya pada sistem reproduksi, tapi juga organ lain seperti saluran pencernaan.

Jadi, jangan remehkan gejala yang terasa “tidak bisanya, sister! Deteksi dini dan konsultasi rutin dengan dokter bisa membantu menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh

  • Referensi:
    Mușat, F., Păduraru, D. N., Bolocan, A., Constantinescu, A., Ion, D., & Andronic, O. (2023). Endometriosis as an Uncommon Cause of Intestinal Obstruction—A Comprehensive Literature Review. Journal of Clinical Medicine, 12(19), 6376. https://doi.org/10.3390/jcm12196376

Filed Under: Artikel Pejuang Dua Garis Tagged With: endometriosis, Sumbatan, Usus

Primary Sidebar

Recent Posts

  • Penanganan Klasik pada Infertilitas Pria dengan Antisperm Antibodies (ASA)
  • Endometriosis dan Infeksi Panggul Ternyata Ada Hubungan Lho!
  • Yoga untuk PCOS: Tunggu Dulu yuk Cari Tau Bagaimana Bukti Ilmiah yang Lebih Dalam dari Sekadar Relaksasi
  • Diet dan Endometriosis: Apa yang Kita Makan Ternyata Ikut “Bicara” di Dalam Tubuh
  • Low-FODMAP Diet dan Endometriosis: Cara “Menjinakkan” Gejala Usus yang Sering Ikut Datang

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • January 2024
  • December 2023
  • July 2023
  • June 2023

Categories

  • Artikel Pejuang Dua Garis
  • Uncategorized

Tentang MDG

Menuju Dua Garis merupakan komunitas yang dibentuk oleh Rosiana Alim, atau akrab disapa Mizz Rosie untuk berbagi kisah perjuangan hidupnya dalam menantikan buah hati serta mewadahi para wanita yang sedang berjuang menghadapi infertilitas dan menantikan kehadiran buah hati.

Join Komunitas MDG

Join Komunitas

Follow Social Media Kami

© 2026 Menuju Dua Garis. All Rights Reserved.