• Skip to main content
  • Skip to primary sidebar
Menuju Dua Garis
  • Home
  • About Us
  • Our Story
  • Articles
  • Services
  • Kata Mereka
  • Join Us
×
  • Home
  • About Us
  • Our Story
  • Articles
  • Services
  • Kata Mereka
  • Join Us

tiroid

Bagaimana jika Selama Hamil terjadi Peningkatan pada Hormon Tiroid?

January 24, 2025 by Admin Menuju Dua Garis Leave a Comment

 

 

Tahukah sister jika selama kehamilan,  tubuh akan mengalami peningkatan metabolisme  tubuh  dan  peningkatan  sekresi hormon-hormon demi memenuhi kebutuhan janin  intrauterin, dan salah  satu  hormon  yang meningkat adalah hormon tiroid. Bagaimana jika hormon ini meningkat berlebih apakah akan berdampak pada kehamilan, MDG akan menjabarkan lebih lanjut. Baca sampai habis ya!

Memahami Hormon Tiroid dan hipotiroid

Selama kehamilan terjadi peningkatan metabolisme tubuh dan peningkatan sekresi   hormon   untuk   memenuhi   kebutuhan   intrauterine  dimana  salah  satu  hormon  tersebut  adalah hormon tiroid. Tentu hormon ini memiliki fungsi, salah satunya adalah untuk perkembangan normal otak dan sistem saraf bayi. Dimana selama trimester pertama, janin bergantung pada suplai hormon tiroid ibu. Kemudian pada sekitar 12 minggu, kelenjar tiroid janin mulai bekerja sendiri, tetapi kelenjar tiroid belum menghasilkan hormon tiroid yang cukup pada 18 hingga 20 minggu kehamilan. 

Sedangkan hipertiroid pada kehamilan didefinisikan sebagai peningkatan kadar hormon tiroid yaitu T4 bebas (fT4) atau T4 dan penurunan kadar thyroid stimulating hormone (TSH), tanpa disertai  peningkatan  serum  autoimunitas  tiroid  (TRab). Hipotiroid hadir sebagai sebuah kelainan yang membuat metabolisme tubuh melambat. 

Berdasarkan    guideline American  Thyroid  Association,  kehamilan  dapat  mempengaruhi hormon tiroid dan disfungsi tiroid yang  tidak  terobati  (hipertiroid  atau  hipotiroid)  hal ini berhubungan   dengan   peningkatan   komplikasi   dan luaran yang buruk.

Fakta Ibu Hamil dan Hormon Tiroid

Sedikitnya   2–3%   wanita   mengalami  gangguan  fungsi  tiroid  dan  sekitar  10%    mengalami    penyakit    tiroid    autoimun    walaupun  eutiroid.  Penelitian  lain  menunjukan  bahwa hipertiroid terjadi pada 2–17 dalam 1000 kelahiran   dan   1–3%   diantaranya   merupakan   kasus    hipertiroid.    Selama    masa    kehamilan,    akan    terjadi    pembesaran    ukuran    kelenjar    tiroid   sebesar   10–40%   dan   sekresi   thyroxine   (T4)    dan    triiodothyronine    (T3)    meningkat    sebesar  50%. 

Sebelum mengetahui itu semua maka diperlukan pemeriksaan lebih lanjut, American Thyroid Association (ATA) merekomendasikan untuk melakukan pemeriksaan TSH, FT4 beserta dengan penanda tiroid autoimun seperti anti-TPO pada ibu hamil terutama pada trimester pertama, guna mendeteksi gangguan fungsi tiroid pada ibu sedini mungkin. Terdeteksinya gangguan tiroid yang disertai dengan hasil anti-TPO positif pada ibu hamil  perlu menerima pengobatan salah satunya dengan terapi levothyroxine.

Bagaimana sister yang sedang hamil, apakah akan membayangkan untuk melakukan tes tersebut? iya dan tidaknya tetap membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut ya! hal ini dapat dikonsultasikan melalui dokter sister dan paksu. Untuk informasi menarik lainnya soster dan paksu dapat follow Instagram @menujudagaris.id

Referensi

  • Suparman, E. (2021). Hipertiroid dalam Kehamilan. e-CliniC, 9(2), 479-485.
  • Anggraeni, R., & EM, T. A. (2022). Manajemen Hipertiroid pada Kehamilan. Jurnal Anestesi Obstetri Indonesia, 5(2), 127-34.
  • https://prodia.co.id/id/artikel-detail/hipotiroid-pada-ibu-hamil-dapat-berakibat-fZ5bvA

Filed Under: Artikel Pejuang Dua Garis Tagged With: ayah, hormon, ibu, kehamilan, tiroid

Primary Sidebar

Recent Posts

  • Endometriosis Bisa Menyentuh Paru dan Diafragma: Memahami Thoracic Endometriosis Syndrome (TES)
  • The Fertility Cascade: Ketika Banyak Perempuan Tahu Mereka Infertil, Tapi Hanya Sedikit yang Bisa Mendapatkan Anak
  • Folat dan Cadangan Ovarium: Apakah Benar Bisa Mempengaruhi AFC, Sister?
  • Ketika IVF Berulang Mengubah Hidup: Apa yang Terjadi pada Kualitas Hidup & Emosi Perempuan?
  • Ketika Infertilitas Berkepanjangan Menggerus Kesehatan Mental: Apa yang Terjadi pada Perempuan?

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • January 2024
  • December 2023
  • July 2023
  • June 2023

Categories

  • Artikel Pejuang Dua Garis
  • Uncategorized

Tentang MDG

Menuju Dua Garis merupakan komunitas yang dibentuk oleh Rosiana Alim, atau akrab disapa Mizz Rosie untuk berbagi kisah perjuangan hidupnya dalam menantikan buah hati serta mewadahi para wanita yang sedang berjuang menghadapi infertilitas dan menantikan kehadiran buah hati.

Join Komunitas MDG

Join Komunitas

Follow Social Media Kami

© 2025 Menuju Dua Garis. All Rights Reserved.