• Skip to main content
  • Skip to primary sidebar
Menuju Dua Garis
  • Home
  • About Us
  • Our Story
  • Articles
  • Services
  • Kata Mereka
  • Join Us
×
  • Home
  • About Us
  • Our Story
  • Articles
  • Services
  • Kata Mereka
  • Join Us

kompleksitas

MDG Channel Take Over: Memecah Kompleksitas Perjalanan Infertilitas

July 12, 2025 by Admin Menuju Dua Garis Leave a Comment

Bersama dr. M. Aerul Chakra Alibasya, SpOG., Subsp F.E.R, MIGS

Dalam sesi spesial Channel Take Over kali ini, kita kedatangan tamu istimewa, yaitu dr. M. Aerul Chakra Alibasya, SpOG., Subsp F.E.R, MIGS dokter spesialis obstetri dan ginekologi yang juga mendalami bidang fertilitas dan endoskopi ginekologi.

Salah satu pertanyaan yang cukup sering diajukan oleh pejuang dua garis adalah:

“Dok, saya ada kista kanan kiri dan juga adenomiosis. Kalau dibersihkan, apakah masih bisa hamil alami, sedangkan suami saya teratozoospermia?”

Jawaban dr. Aerul:

“Kasusnya cukup kompleks, tapi tetap semangat ya!”

Menurut dr. Aerul, kista endometriosis bilateral (di kedua ovarium) yang disertai dengan adenomiosis memang memerlukan pertimbangan yang matang sebelum dilakukan tindakan operasi. Ada beberapa faktor penting yang harus diperhitungkan, antara lain:

  • Usia pasien

  • Cadangan sel telur (ovarian reserve)

  • Lokasi dan luas lesi endometriosis

Terkait kemungkinan hamil alami setelah operasi, hal ini sangat bergantung pada derajat endometriosis.
Jika derajatnya ringan hingga sedang, peluang hamil pascaoperasi masih cukup baik.
Namun, jika derajatnya berat, maka peluang hamil alami biasanya menjadi lebih kecil.

Perlu diingat, tindakan pengangkatan kista juga memiliki risiko:

  • Penurunan cadangan sel telur

  • Kemungkinan kekambuhan yang tinggi

Jika ditemukan kista di kedua ovarium dan adenomiosis secara bersamaan, kondisi ini sangat mungkin mengarah pada endometriosis derajat berat.

Apa yang Harus Dilakukan?

Dr. Aerul menyarankan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terlebih dahulu, yang meliputi:

  • Pemeriksaan cadangan sel telur

  • Penilaian lengkap kondisi endometriosis

Dari hasil evaluasi ini, barulah bisa diputuskan apakah tindakan operasi menjadi pilihan terbaik atau justru lebih disarankan langsung ke program bayi tabung (IVF).

Semua penjelasan tersebut disampaikan langsung oleh:
dr. M. Aerul Chakra Alibasya, SpOG., Subsp F.E.R, MIGS

Ikuti terus MDG Channel Take Over untuk membahas lebih banyak pertanyaan seputar infertilitas dan kesehatan reproduksi bersama para ahli! Informasi menarik lainnya jangan lupa follow Instagram @menujuduagaris.id

 

Filed Under: Artikel Pejuang Dua Garis Tagged With: infertilitas, kompleksitas, MDG

Primary Sidebar

Recent Posts

  • Endometriosis dan Infeksi Panggul Ternyata Ada Hubungan Lho!
  • Yoga untuk PCOS: Tunggu Dulu yuk Cari Tau Bagaimana Bukti Ilmiah yang Lebih Dalam dari Sekadar Relaksasi
  • Diet dan Endometriosis: Apa yang Kita Makan Ternyata Ikut “Bicara” di Dalam Tubuh
  • Low-FODMAP Diet dan Endometriosis: Cara “Menjinakkan” Gejala Usus yang Sering Ikut Datang
  • Terlihat Sehat Tapi Peluang Hamil Bisa Menurun Ini Penjelasan Ilmiahnya

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • January 2024
  • December 2023
  • July 2023
  • June 2023

Categories

  • Artikel Pejuang Dua Garis
  • Uncategorized

Tentang MDG

Menuju Dua Garis merupakan komunitas yang dibentuk oleh Rosiana Alim, atau akrab disapa Mizz Rosie untuk berbagi kisah perjuangan hidupnya dalam menantikan buah hati serta mewadahi para wanita yang sedang berjuang menghadapi infertilitas dan menantikan kehadiran buah hati.

Join Komunitas MDG

Join Komunitas

Follow Social Media Kami

© 2026 Menuju Dua Garis. All Rights Reserved.