• Skip to main content
  • Skip to primary sidebar
Menuju Dua Garis
  • Home
  • About Us
  • Our Story
  • Articles
  • Services
  • Kata Mereka
  • Join Us
×
  • Home
  • About Us
  • Our Story
  • Articles
  • Services
  • Kata Mereka
  • Join Us

preeklamsia

Preeklamsia: Komplikasi Kehamilan yang Harus Diwaspadai

September 19, 2025 by Admin Menuju Dua Garis Leave a Comment

 

Pada proses kehamilan tanpa disangka perjalanan sister masih panjang salah satunya dalam membawa bayi selamat sampai ke dunia. Hal yang menghalangi salah satunya adalah preeklamsia. Ia merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang masih menjadi tantangan besar dalam bidang obstetri. Kondisi ini biasanya muncul setelah usia kehamilan 20 minggu, ditandai dengan tekanan darah tinggi yang sering disertai bengkak, protein dalam urine, atau gangguan fungsi organ. Yuk pahami lebih lanjut!

Apa itu Preeklampsia

Secara klinis, preeklamsia terbagi menjadi dua jenis. Early-onset preeklampsia muncul sebelum usia kehamilan 34 minggu dan umumnya lebih berat serta berisiko tinggi bagi ibu maupun janin. Sementara itu, late-onset preeklampsia terjadi setelah 34 minggu. Jenis ini lebih sering dijumpai, tetapi kerap dianggap tidak seberat early-onset meskipun tetap dapat menimbulkan komplikasi serius.

Dengan memahami perbedaan karakteristik kedua jenis preeklampsia ini, diharapkan penanganan yang lebih tepat dan upaya pencegahan dapat dilakukan sejak dini demi melindungi kesehatan ibu dan bayi. Meski begitu, keduanya sama-sama bisa membahayakan ibu dan bayi.

Apa yang Terjadi di Plasenta?

Plasenta adalah organ penting yang jadi “jalur kehidupan” antara ibu dan janin. Pada ibu dengan preeklamsia, terutama yang muncul di akhir kehamilan, ternyata ada masalah di tingkat sel plasenta. Dampak dari preeklampsia ini diantaranya adalah:

  1. Radikal bebas meningkat, terjadi ketidakseimbangan antara radikal bebas dan pelindung alami tubuh (antioksidan). Dan kondisi ini disebut stres oksidatif, yang bisa merusak sel.
  1. Lemak di sel ikut rusak, radikal bebas menyerang lemak yang ada di dinding sel. dan akibatnya muncul zat bernama MDA yang menandakan adanya kerusakan lemak.
  2. Kematian sel karena zat besi (ferroptosis), Ada penumpukan zat besi di jaringan plasenta. Protein pelindung sel malah berkurang, sehingga sel lebih mudah mati.

Kenapa Penting untuk Diketahui?

Dapat diketahui bahwa late-onset preeklampsia tetap serius, meskipun sering dianggap lebih ringan. Kerusakan di plasenta bisa berpengaruh pada kesehatan ibu dan tumbuh kembang janin.

Dengan pemahaman ini, di masa depan mungkin akan ada cara deteksi dini lewat biomarker atau bahkan terapi baru untuk menekan stres oksidatif dan mengatur kadar zat besi selama kehamilan. Informasi menarik lainnya jangan lupa follow Instagram @menujuduagaris.id

Referensi

  • Ortega, M. A., Garcia-Puente, L. M., Fraile-Martinez, O., Pekarek, T., García-Montero, C., Bujan, J., … & Saez, M. A. (2024). Oxidative stress, lipid peroxidation and ferroptosis are major pathophysiological signatures in the placental tissue of women with late-onset preeclampsia. Antioxidants, 13(5), 591.

 

Filed Under: Artikel Pejuang Dua Garis Tagged With: infertilitas, kehamilan, preeklamsia

Primary Sidebar

Recent Posts

  • Endometriosis Bisa Menyentuh Paru dan Diafragma: Memahami Thoracic Endometriosis Syndrome (TES)
  • The Fertility Cascade: Ketika Banyak Perempuan Tahu Mereka Infertil, Tapi Hanya Sedikit yang Bisa Mendapatkan Anak
  • Folat dan Cadangan Ovarium: Apakah Benar Bisa Mempengaruhi AFC, Sister?
  • Ketika IVF Berulang Mengubah Hidup: Apa yang Terjadi pada Kualitas Hidup & Emosi Perempuan?
  • Ketika Infertilitas Berkepanjangan Menggerus Kesehatan Mental: Apa yang Terjadi pada Perempuan?

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • January 2024
  • December 2023
  • July 2023
  • June 2023

Categories

  • Artikel Pejuang Dua Garis
  • Uncategorized

Tentang MDG

Menuju Dua Garis merupakan komunitas yang dibentuk oleh Rosiana Alim, atau akrab disapa Mizz Rosie untuk berbagi kisah perjuangan hidupnya dalam menantikan buah hati serta mewadahi para wanita yang sedang berjuang menghadapi infertilitas dan menantikan kehadiran buah hati.

Join Komunitas MDG

Join Komunitas

Follow Social Media Kami

© 2025 Menuju Dua Garis. All Rights Reserved.