• Skip to main content
  • Skip to primary sidebar
Menuju Dua Garis
  • Home
  • About Us
  • Our Story
  • Articles
  • Services
  • Kata Mereka
  • Join Us
×
  • Home
  • About Us
  • Our Story
  • Articles
  • Services
  • Kata Mereka
  • Join Us

bagaimana sel telur wanita diambil

Kenali apa itu Metode PIEZO-ICSI yang dapat Meningkatkan Tingkat Fertilisasi

January 28, 2025 by Admin Menuju Dua Garis Leave a Comment

 

 

 

Sister dan paksu adakah yang sudah merencanakan program IVF? atau masih mempertimbagkan banyak hal sebelum memutuskan untuk bayi tabung. Wah pasti sudah banyak informasi yang sudah dicari? salah satunya metode yang ada dalam setiap proses IVF, agar tidak sampai salah, seperti mempertimbangkan PIEZO-ICSI. MDG akan menjelaskan lebih lanjut dalam pembahasan topik kali ini. Baca sampai habis ya

Bagaimana prosedur ICSI dilakukan?

Tahapan dari ICSI berupa, telur yang telah matang akan dipegang menggunakan pipet khusus untuk mengambil sperma, digunakan jarum yang sangat halus, tajam, dan berongga. Jarum kemudian dimasukkan melalui cangkang telur dan sitoplasma telur. Sperma selanjutnya akan disuntikkan ke sitoplasma, kemudian jarum akan dikeluarkan kembali. Pada hari berikutnya, dokter akan melihat apakah pembuahan telah terjadi.

Nah tahapan yang krusial itu kemudian menimbulkan banyak metode terbaru terutama dalam proses pemindahan telur. karena akibat dari ini bisa fatal seperti cacat lahir dan kerusakan pada telur. Lalu ada ngga si metode terbaru yang digunakan oleh dokter untuk menangani proses yang krusial tersebut, salah satunya adalah dapat menggunakan PIEZO-ICSI.

Mengapa memilih metode PIEZO-ICSI?

PIEZO-ICSI adalah teknik ICSI canggih yang meminimalkan kerusakan telur dan meningkatkan tingkat pembuahan telur dibandingkan dengan ICSI konvensional. Sampai saat ini, penelitian menunjukkan bahwa PIEZO-ICSI memiliki tingkat degenerasi telur terendah (1%) dan tingkat pembuahan tertinggi (89%).

Kemudian jika dibandingkan dengan ICSI konvensional, PIEZO-ICSI menggunakan ujung injeksi yang lebih halus dan lebih tumpul daripada tajam, sehingga kemungkinan kerusakan telur berkurang.

Bahkan sebuah temuan penelitian dengan judul “PIEZO-ICSI increases fertilization rates compared with standard ICSI: a prospective cohort study” yang menemukan bahwa PIEZO-ICSI meningkatkan tingkat pembuahan secara signifikan, sehingga meningkatkan jumlah embrio yang tersedia untuk kriopreservasi dibandingkan dengan ICSI standar. 

Meski demikian dalam proses pemilihan program, sister dan paksu harus tetap memastikan berkonsultasi kepada dokter untuk meningkatkan keberhasilan dan meminimalkan risiko sebelum memilih dan menjalani prosedur ini. Untuk informasi menarik lainnya sister dapat follow Instagram @menujuduagaris.id

Referensi 

  • https://www.alphafertilitycentre.com/id/teknologi/piezo-icsi-2#:~:text=Apa%20itu%20PIEZO%2DICSI,sehingga%20kemungkinan%20kerusakan%20telur%20berkurang.
  • https://www.klikdokter.com/info-sehat/reproduksi/mengenal-metode-icsi-untuk-meningkatkan-peluang-punya-anak
  • Zander-Fox, D., Lam, K., Pacella-Ince, L., Tully, C., Hamilton, H., Hiraoka, K., … & Tremellen, K. (2021). PIEZO-ICSI increases fertilization rates compared with standard ICSI: a prospective cohort study. Reproductive biomedicine online, 43(3), 404-412.

Filed Under: Artikel Pejuang Dua Garis Tagged With: bagaimana sel telur wanita diambil, fertilisasi, ICSI, sperma

Antisipasi Ancaman Ketersediaan Sel Telur dan Pentingnya Memastikan Masa Depan Reproduksi

September 20, 2024 by Admin Menuju Dua Garis Leave a Comment

 

Reproduksi bagi Perempuan dilain sisi sangatlah unik namun disisi lain juga mengkhawatirkan, ternyata dari semua organ ada satu organ dalam tubuh sister yang menua dua kali lebih cepat daripada semua jaringan lainnya, Seorang asisten profesor di Buck Institute for Research on Aging di California lembaga penelitian biomedis untuk ilmu penuaan Jennifer Garrison berpendapat ““Saat seorang wanita berusia akhir 20-an atau awal 30-an, jaringan tubuhnya yang lain masih berfungsi dengan kinerja puncak, tetapi indung telurnya sudah menunjukkan tanda-tanda penuaan yang nyata”. 

Melalui fakta tersebut MDG ingin menunjukkan bagaimana fakta ini terjadi, dan apakah ada harapan untuk sister terutama dalam penentuan masa  produksi telur. Yuk cek penjelasan detailnya dari para ahli. 

Fakta mengenai Sel Telur dan kesuburan Wanita

Perempuan saat lahir memiliki sekitar 2 juta sel telur, saat remaja jumlah tersebut turun menjadi sekitar 400.000, pada usia 37 tahun tersisa sekitar 25.000. Pada usia 51 tahun saat wanita mengalami menopause, mereka memiliki sekitar 1000 sel telur yang belum matang tetapi ini tidak subur.  Fakta lainnya perempuan yang berusia di atas 40 tahun dua hingga tiga kali lebih mungkin mengalami masalah kesehatan selama kehamilan termasuk diabetes dan tekanan darah tinggi. Mereka dua kali lebih mungkin mengalami pendarahan dari plasenta, menjalani operasi caesar, dan kehilangan bayi mereka di kemudian hari selama kehamilan. 

“Kesulitan yang dialami wanita lanjut usia yang mencoba memiliki anak tidak terkait dengan rahim, tetapi dengan sel telur, dan kelainan kromosom merupakan inti dari hal itu, kata Dagan Wells Dagan Wells, professor reproductive medicine di Oxford berpendapat . “Sel telur adalah benih, bukan tanah. Banyak langkah awal dalam perkembangan manusia ditentukan oleh apa yang disediakan oleh sel telur”, Dengan bantuan teknologi seperti pengujian genetik pra-implantasi, Wells dan rekan-rekan embriologinya tengah mengembangkan cara untuk mengidentifikasi sel telur terbaik yang dapat digunakan dalam perawatan IVF. Teknik lain seperti terapi penggantian mitokondria juga membantu ibu yang cacat pada sel telurnya melahirkan anak yang sehat

Kehadiran sains mencoba untuk menciptakan terobosan baru, sister bisa melihat bagaimana cerita dari Erramatti Mangamma, seorang wanita berusia 74 tahun dari India selatan menjadi ibu pertama tertua di dunia, melahirkan bayi perempuan kembar yang dikandung melalui Fertilisasi In Vitro (IVF) setelah 57 tahun tidak subur.   

Namun, meskipun sains telah mengambil langkah-langkah yang patut dipuji untuk membantu memperpanjang waktu kesuburan wanita, Penurunan kesuburan yang dialami wanita tidak dapat dihindari dan bersifat universal.

Cegah akselerasi dan tingkatkan sel telurmu!

Oleh karena itulah, wanita berusia 30 ke atas, cenderung lebih sulit hamil. Namun bukan berarti di usia tersebut nggak bisa hamil ya sister, kita sebagai Perempuan sudah harus mulai tahu tentang sel terus dan menjaga kualitasnya, kita dapat mencegah akselerasi peningkatan kehilangan sel telur dengan

  1. Konsultasi ke dokter atau melakukan pemeriksaan Kesuburan, Melakukan pemeriksaan kesuburan secara berkala dapat memberikan wawasan tentang kondisi ovarium dan kualitas sel telur. Pemeriksaan sel telur ini bisa dilakukan dengan beberapa cara, seperti USG Transvaginal atau cek darah.
  2. Ubah gaya hidup Sehat, sister dapat mulai menjaga pola makan seimbang, berolahraga secara teratur, dan menghindari zat berbahaya 
  3. Hindari Radiasi, anti radiasi ini bisa dengan mulai mengurangi penggunaan smartphone dan layar leptop yang berlebih
  4. dan mulai konsumsi Antioksidan, untuk meningkatkan kualitas sel telur sister dapar mengkonsumsi antioksidan yang mengandung Folic Acid atau Asam Folat

Bertambahnya usia perempuan ternyata secara signifikan memiliki dampak terhadap kesuburan, terutama terkait dengan jumlah dan kualitas sel telur. Dengan memahami faktor-faktor ini, sister sudah bisa aware dan semakin benar dalam membuat keputusan yang lebih baik. Waktu mungkin menjadi tantangan, tetapi dengan pengetahuan dan tindakan yang tepat, peluang untuk hamil tetap dapat dipertahankan. Jangan lupa untuk sister membagikan article ini agar lebih banyak perempuan yang aware, untuk informasi menarik lainnya dapat diakses di Instagram @menujuduagaris.id

Referensi 

https://www-britishfertilitysociety-org-uk.translate.goog/fei/at-what-age-does-fertility-begin-to-decrease/?_x_tr_sl=en&_x_tr_tl=id&_x_tr_hl=id&_x_tr_pto=sge#:~:text=Grafik%203%20menunjukkan%20bahwa%20rata,mendiskusikan%20kesuburan%20Anda%20dengan%20dokter.

https://www.siloamhospitals.com/informasi-siloam/artikel/penyebab-susah-hamil

https://www.emc.id/id/care-plus/setiap-wanita-harus-paham-mengenai-usia-sel-telur

https://www.bbc.com/future/article/20200828-how-fertility-changes-with-age-in-women

https://edition.cnn.com/2022/08/20/health/extending-fertility-aging-life-itself-wellness/index.html

 

 

 

Filed Under: Artikel Pejuang Dua Garis Tagged With: bagaimana sel telur wanita diambil, Sel telur

Primary Sidebar

Recent Posts

  • Endometriosis Bisa Menyentuh Paru dan Diafragma: Memahami Thoracic Endometriosis Syndrome (TES)
  • The Fertility Cascade: Ketika Banyak Perempuan Tahu Mereka Infertil, Tapi Hanya Sedikit yang Bisa Mendapatkan Anak
  • Folat dan Cadangan Ovarium: Apakah Benar Bisa Mempengaruhi AFC, Sister?
  • Ketika IVF Berulang Mengubah Hidup: Apa yang Terjadi pada Kualitas Hidup & Emosi Perempuan?
  • Ketika Infertilitas Berkepanjangan Menggerus Kesehatan Mental: Apa yang Terjadi pada Perempuan?

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • January 2024
  • December 2023
  • July 2023
  • June 2023

Categories

  • Artikel Pejuang Dua Garis
  • Uncategorized

Tentang MDG

Menuju Dua Garis merupakan komunitas yang dibentuk oleh Rosiana Alim, atau akrab disapa Mizz Rosie untuk berbagi kisah perjuangan hidupnya dalam menantikan buah hati serta mewadahi para wanita yang sedang berjuang menghadapi infertilitas dan menantikan kehadiran buah hati.

Join Komunitas MDG

Join Komunitas

Follow Social Media Kami

© 2025 Menuju Dua Garis. All Rights Reserved.