• Skip to main content
  • Skip to primary sidebar
Menuju Dua Garis
  • Home
  • About Us
  • Our Story
  • Articles
  • Services
  • Kata Mereka
  • Join Us
×
  • Home
  • About Us
  • Our Story
  • Articles
  • Services
  • Kata Mereka
  • Join Us

pejuang dua garis

Kenali Prosedur Tubal Ligation Reversal Sebelum Melakukan Vasektomi

December 22, 2024 by Admin Menuju Dua Garis Leave a Comment

Operasi reversal ligasi tuba hadir sebagai salah satu prosedur yang dirancang untuk mengembalikan kesuburan pada wanita yang sebelumnya telah menjalani ligasi tuba, yaitu metode pembedahan kontrasepsi permanen. MDG akan menjelaskan lebih lanjut bagaimana prosedur ini dilakukan, baca sampai habis ya!

Kapan seseorang Melakukan Ligasi Tuba?

Proses ini dilakukan sebagai metode kontrasepsi, proses ini juga dikenal sebagai “having your tubes tied“, ia merupakan tindakan memotong atau menyumbat tuba falopi. Dimana pembuahan, tempat sperma dan sel telur menyatu yang dan terjadi di tuba falopi. Jika tuba tersumbat, sperma dan sel telur tidak dapat bertemu, sehingga kehamilan menjadi tidak mungkin. lalu bagaimana jika pasangan ingin hamil di kemudian hari?, dalam hal ini maka diperlukan proses pembalikan ligasi tuba atau disebut dengan tubal ligation reversal

Seperti apa Prosedur Tubal Ligation Reversal

Dengan pembalikan ligasi tuba, dokter bedah memperbaiki atau menyambungkan kembali tuba fallopi. Prosedur ini memungkinkan sel telur seseorang untuk kembali bergerak melalui tuba dan masuk ke rahim untuk pembuahan. Tentu saja prosedur ini tidak dapat dilakukan ke semua pengguna.

Dokter akan meninjau riwayat sister terlebih dahulu, karena tidak semua orang merupakan kandidat yang baik untuk pembalikan. Hal ini dipengaruhi oleh salah satunya adalah faktor umur, kemudian sudah lama sejak ligasi tuba, atau jika tuba rusak, memiliki risiko genetik. Pada kasus tersebut yang dilakukan adalah IVF untuk pilihan yang lebih baik.

Hal tersebut dilakukan melalui kamera laparoskopi, ia hadir berupa kamera kecil yang dimasukkan ke perut melalui sayatan kecil (potongan). Ketika dokter melihat bahwa sister memiliki cukup tuba fallopi yang tersisa untuk membalikkan ligasi tuba, dan semuanya tampak sehat, prosedur selanjutnya adalah akan dilakukan pembedahan. Meski demikian terkadang pembedahan harus dibatalkan karena tuba dalam kondisi yang sangat buruk sehingga kehamilan tidak mungkin terjadi dengan pembalikan.

Sedangkan dalam proses pembedahan dokter akan mengangkat bagian tuba falopi  yang paling rusak dan perangkat yang tersisa dari ligasi tuba, seperti klip atau cincin. Mereka kemudian akan menggunakan jahitan yang sangat kecil untuk menyambungkan kembali ujung tuba falopi yang tidak rusak. (Jahitan ini sering kali berdiameter 1/3 dari rambut manusia, jadi sangat halus.)

Setelah tuba disambungkan kembali, dokter bedah akan menyuntikkan pewarna melalui rahim ke dalam tuba. Jika pewarna tumpah keluar dari ujung tuba, itu berarti tuba telah berhasil disambungkan kembali.

Setelah mengetahui proses tersebut, disisi lain operasi reversal ligasi tuba menawarkan harapan bagi sister yang ingin hamil setelah menjalani sterilisasi. Namun disisi lain perlu tinjauan lebih lanjut karena tidak semua yang melakukan prosedur ini dapat melangsungkan. Untuk itu penting bagi sister dan paksu untuk berkonsultasi dengan spesialis kesuburan untuk mengeksplorasi pilihan sister dan paksu secara menyeluruh. Untuk informasi menarik lainnya sister dan paksu dapat follow Instagram @menujuduagaris.id

Referensi

  • https://positivestepsfertility.com/fertility-treatment/tubal-reversal/
  • https://www.alodokter.com/ternyata-ada-risiko-kontrasepsi-tubektomi-bagi-wanita

 

Filed Under: Artikel Pejuang Dua Garis Tagged With: falopi, kontrasepsi, pejuang dua garis, sperma

Merayakan Hari Ibu 22 Desember 2024 Bersama Pejuang Dua Garis

December 22, 2024 by Admin Menuju Dua Garis Leave a Comment

Apakah hari ini diperingati hanya diperuntukkan untuk seorang ibu? apakah bisa diucapkan kepada diri sendiri, kepada ibu-ibu di ruang publik, dan bahkan semua perempuan dimana saja. Wah lalu bagaimana dengan pejuang dua garis? apakah tidak ada hari ibu untuk mereka para pejuang dua garis?

Pahami dulu sejarah Mother’s Day

Mother’s day memang jika diartikan ke bahasa Indonesia menjadi “selamat hari ibu”, hari ibu memiliki banyak perbedaan diantara negara-negara. Meskipun hari ibu berasal dari Amerika Serikat, festival untuk menghormati ibu juga ada di zaman kuno seperti Bangsa Frigia untuk Cybele, Bangsa Yunani untuk Rhea, dan Bangsa India untuk Durga. Lalu bagaimana dengan Indonesia

Menurut sejarah di Indonesia pada tanggal 22 desember pertama kali dilakukan congress day, yang kemudian menjadikan penyebutannya menjadi “happy women’s congress day”. Hari ibu di Indonesia diperingati setiap tanggal 22 Desember. Sejarahnya, tanggal ini bukan sekadar perayaan bagi para ibu, tetapi juga peristiwa penting bagi kaum perempuan. Kongres Perempuan Indonesia pertama kali diadakan pada tanggal 22 hingga 28 Desember 1928 di Yogyakarta. 

Kongres ini menyatukan organisasi-organisasi perempuan setempat, selanjutnya kongres ini merupakan deklarasi kepada rakyat bahwa pengorbanan perempuan sama pentingnya dengan pengorbanan laki-laki dalam memperjuangkan kemerdekaan. Setelah Kongres Perempuan Indonesia ketiga yang diadakan pada tanggal 22 Desember 1938. Soekarno menetapkan hari ibu bukan karena ibu sudah memasak, nyetrika ataupun membersihkan rumah seperti yang ada di Eropa, tetapi karena ibu di Indonesia sudah dapat menyelenggarakan kongres perempuan. 

Happy women’s congress day untuk Pejuang Dua Garis

Ternyata hari itu menjadi sangat indah bukan? bagaimana perempuan diluar sana terus berupaya untuk berdaya dan selalu berusaha menjadi diri mereka. Begitu juga bagi sister yang sedang berjuang. Bahkan dalam kongres semua telah dibahas diantaranya adalah isu kesehatan reproduksi yang banyak tidak dibicarakan, Karena tentunya reproduksi yang sehat dapat mendukung masa depan yang baik baik bagi sister dan juga sekitarnya. 

Tidak lain masih banyak yang dapat menjadi ruang untuk diperjuangkan, sister dan paksu dapat merayakan sesuai dengan versi kalian, karena pada dasarnya perayaan hari ini adalah untuk kita semua, perempuan-perempuan berdaya dan terus berjuang, terus menyebarkan kebaikan, menjadi diri sendiri dan mengupayakan yang terbaik untuk diri kita, orang lain bahkan negara Indonesia. Jadi tetap selalu menjadi versi terbaik kalian kapanpun dan dimanapun. semoga cita-cita sister dan paksu akan dikabulkan dengan usaha terbaik. Kami MDG akan selalu menemai langkah-langkah tersebut hingga semua menjadi nyata. MDG mengucapkan “Happy women’s congress day PDG”. 

Referensi

Blackburn, Susan Kongres perempuan Pertama: Tinjauan Ulang. Jakarta, yayasan Obor Indonesia & KITLV. 2007

https://www.london.ac.uk/news-events/student-blog/every-day-mothers-day

https://tirto.id/merayakan-hari-ibu-di-berbagai-negara-dari-prancis-hingga-thailand-dcrN

Filed Under: Artikel Pejuang Dua Garis Tagged With: 22 desember, Hari ibu, menuju dua garis, pejuang dua garis

  • « Go to Previous Page
  • Page 1
  • Page 2
  • Page 3

Primary Sidebar

Recent Posts

  • Endometriosis dan Infeksi Panggul Ternyata Ada Hubungan Lho!
  • Yoga untuk PCOS: Tunggu Dulu yuk Cari Tau Bagaimana Bukti Ilmiah yang Lebih Dalam dari Sekadar Relaksasi
  • Diet dan Endometriosis: Apa yang Kita Makan Ternyata Ikut “Bicara” di Dalam Tubuh
  • Low-FODMAP Diet dan Endometriosis: Cara “Menjinakkan” Gejala Usus yang Sering Ikut Datang
  • Terlihat Sehat Tapi Peluang Hamil Bisa Menurun Ini Penjelasan Ilmiahnya

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • January 2024
  • December 2023
  • July 2023
  • June 2023

Categories

  • Artikel Pejuang Dua Garis
  • Uncategorized

Tentang MDG

Menuju Dua Garis merupakan komunitas yang dibentuk oleh Rosiana Alim, atau akrab disapa Mizz Rosie untuk berbagi kisah perjuangan hidupnya dalam menantikan buah hati serta mewadahi para wanita yang sedang berjuang menghadapi infertilitas dan menantikan kehadiran buah hati.

Join Komunitas MDG

Join Komunitas

Follow Social Media Kami

© 2026 Menuju Dua Garis. All Rights Reserved.