• Skip to main content
  • Skip to primary sidebar
Menuju Dua Garis
  • Home
  • About Us
  • Our Story
  • Articles
  • Services
  • Kata Mereka
  • Join Us
×
  • Home
  • About Us
  • Our Story
  • Articles
  • Services
  • Kata Mereka
  • Join Us

Admin Menuju Dua Garis

Harapan Baru: Penerapan Sel Punca dengan Mengetahui Struktur Infertilitas Laki-laki

March 25, 2025 by Admin Menuju Dua Garis Leave a Comment

 

 

Hai sister dan paksu, MDG dalam pembahasan kali ini ingin membahas struktur infertilitas laki-laki, bagaimana penyebab infertilitas, dan cara pemeriksaan hingga harapan baru. Pada laki-laki ada namanya spermatogenesis yang hadir sebagai salah satu proses di mana sel sperma matang diproduksi di dalam testis. Proses ini berlangsung terus-menerus sepanjang kehidupan laki-laki. Setiap kali ejakulasi terjadi, jutaan sperma dikeluarkan, tetapi tidak semua sperma ini dalam kondisi yang ideal untuk pembuahan.

Faktor-faktor seperti hormon gonad, sirkuit molekuler, dan kesehatan reproduksi secara keseluruhan sangat berpengaruh dalam menjaga kesuburan laki-laki. Namun, ada berbagai kondisi yang dapat mengganggu proses ini dan menyebabkan infertilitas.

Penyebab Infertilitas Laki-laki

Infertilitas laki-laki bisa disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain:

  • Mutasi genetik yang mempengaruhi spermatogenesis.
  • Infeksi yang dapat merusak jaringan reproduksi.
  • Perubahan anatomi, seperti penyumbatan di saluran sperma.
  • Ketidakseimbangan hormon, yang mengganggu produksi sperma.
  • Stres psikologis, yang bisa berdampak pada kualitas sperma.

Bahkan menurut data hingga 30% laki-laki mengalami masalah kesuburan, dengan penyebab utama meliputi Azoospermia (tidak ada sperma dalam ejakulasi). Oligoasthenospermia (jumlah dan motilitas sperma rendah). dan Kualitas sperma buruk (sperma tidak aktif atau memiliki bentuk abnormal). Lalu bagaimana cara mengevaluasinya?

Cara Mengevaluasi Kesuburan Laki-laki

Salah satu cara untuk mengetahui kondisi kesuburan laki-laki adalah dengan analisis air mani. Pemeriksaan ini mengukur volume dan konsentrasi sperma, serta melihat motilitas dan morfologi sperma. Dari hasil analisis ini, dokter bisa menentukan penyebab infertilitas dan memberikan rekomendasi terapi yang tepat. setelah mengetahui hasil dari infertilitas, kira bagaimanakah metode terapinya? diantaranya ada 

  1. ICSI (Intracytoplasmic Sperm Injection) Metode ini digunakan untuk laki-laki dengan jumlah sperma yang sangat rendah. Sperma yang telah dipilih akan langsung disuntikkan ke dalam sel telur untuk meningkatkan peluang pembuahan.
  2. Varikokelektomi Mikrosurgis, Varikokel (pelebaran pembuluh darah di sekitar testis) bisa menyebabkan infertilitas. Operasi varikokelektomi dapat meningkatkan konsentrasi dan motilitas sperma.
  3. Teknik Bedah Mikro dan ART (Assisted Reproductive Technology). Dengan teknologi modern, laki-laki dengan azoospermia dan oligospermia tetap memiliki peluang untuk memiliki anak melalui TESA (Testicular Sperm Aspiration): Aspirasi sperma langsung dari testis. dan PESA (Percutaneous Epididymal Sperm Aspiration) yaitu Pengambilan sperma dari epididimis.

Harapan dan Perkembangan di Masa Depan

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa sel punca mungkin menjadi solusi potensial untuk mengatasi infertilitas laki-laki. Dengan memahami jalur sinyal yang tepat, diharapkan terapi berbasis sel punca bisa membantu pemulihan spermatogenesis di masa depan.

Meskipun masih memerlukan banyak penelitian, perkembangan teknologi dalam bidang infertilitas telah memberikan harapan baru bagi banyak pasangan yang ingin memiliki keturunan. Oleh karena itu, jika yang memiliki kendala infertilitas adalah paksu penting untuk berkonsultasi dengan dokter agar bisa mendapatkan diagnosis dan terapi yang sesuai. Untuk pembahasan sel punca atau stem cell akan MDG bahas lebih detail pada artikel-artikel lainnya, untuk itu jangan lupa follow Instagram @menujuduagaris.id.

Referensi 

  • Krausz C, Riera-Escamilla A. Genetics of male infertility. Nat Rev Urol. 2018;15(6):369–84.
  • Huyghe E, Izard V, Rigot JM, Pariente JL, Tostain J; les membres du Comité d’andrologie de l’association française d’urologie (CCAFU). [Optimal evaluation of the infertile male. 2007 French urological association guidelines]. Prog Urol. 2008;18(2):95–101
  • Wu, J. X., Xia, T., She, L. P., Lin, S., & Luo, X. M. (2022). Stem cell therapies for human infertility: advantages and challenges. Cell Transplantation, 31, 09636897221083252.

 

Filed Under: Artikel Pejuang Dua Garis Tagged With: infertilitas, sel punca, spermatogenesis

Ketahui Mucuna Pruriens Tanaman Herbal untuk Meningkatkan Kesuburan Laki-laki

March 24, 2025 by Admin Menuju Dua Garis Leave a Comment

 

Infertilitas atau masalah kesuburan adalah kondisi yang mempengaruhi banyak pasangan di seluruh dunia. Sekitar 50% kasus infertilitas disebabkan oleh faktor laki-laki, yang bisa dipicu oleh berbagai hal seperti gaya hidup yang tidak sehat, stres, hingga kondisi medis tertentu. MDG akan membahas bagaimana satu satu tanaman herbal yang telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional untuk meningkatkan kesuburan laki-laki adalah Mucuna pruriens, yang juga dikenal sebagai Kapikachhu dalam Ayurveda, kara benguk atau kacang babi.

Yuk Ketahui Apa Itu Mucuna Pruriens?

Mucuna pruriens adalah tanaman merambat yang berasal dari India Timur dan Cina Selatan. Saat ini, tanaman ini juga ditemukan di berbagai belahan dunia seperti Asia, Amerika, Afrika, dan Kepulauan Pasifik. Tanaman ini memiliki biji yang sering disebut kacang beludru, yang memiliki berbagai manfaat kesehatan, termasuk dalam pengobatan infertilitas laki-laki dan masalah seksual lainnya.

Manfaat Mucuna Pruriens untuk Kesuburan Laki-laki

Mucuna pruriens telah banyak diteliti dan diketahui memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan reproduksi laki-laki. Beberapa manfaat utamanya antara lain:

  1. Meningkatkan Produksi Sperma, Mucuna Pruriens mengandung L-DOPA, yang merupakan prekursor dopamin. Dopamin berperan dalam mengurangi stres oksidatif pada testis, sehingga dapat meningkatkan jumlah dan kualitas sperma.
  2. Mengatasi Disfungsi Ereksi, Tanaman ini telah digunakan dalam pengobatan tradisional sebagai afrodisiak yang membantu meningkatkan vitalitas seksual dan memperbaiki fungsi ereksi.
  3. Mengurangi Stres dan Depresi, Infertilitas sering dikaitkan dengan stres, yang dapat memperburuk kondisi kesehatan seksual laki-laki. Ia memiliki sifat adaptogenik, yang membantu tubuh mengelola stres dengan lebih baik.
  4. Menjaga Kesehatan Hormon, Mucuna Pruriens membantu menyeimbangkan kadar testosteron, yang merupakan hormon penting dalam kesuburan dan kesehatan seksual laki-laki.

 

Kandungan dan Sifat Mucuna Pruriens

Mengapa sangat bermanfaat? perlu sister dan paksu ketahui bahwa biji mucuna pruriens ini mengandung berbagai zat aktif yang bermanfaat bagi tubuh, seperti L-DOPA (prekursor dopamin) untuk kesehatan saraf dan hormon, Antioksidan yang melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas, Alkaloid yang memiliki efek neuroprotektif dan meningkatkan fungsi otak. Dan nutrisi penting seperti protein, serat, dan mineral yang mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Selain untuk kesuburan laki-laki Biji Mucuna pruriens  juga memiliki manfaat lain seperti, Mengurangi gejala Parkinson berkat kandungan L-DOPA-nya yaitu untuk menurunkan kadar gula darah sehingga bermanfaat bagi penderita diabetes. Dan meningkatkan daya tahan tubuh dan memperbaiki kualitas tidur.

Sister dan paksu, fakta bahwa Mucuna pruriens adalah tanaman herbal yang memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesuburan paksu. Dengan kandungan L-DOPA dan sifat antioksidannya, MP dapat membantu meningkatkan produksi sperma, mengatasi disfungsi ereksi, serta mengurangi stres yang berhubungan dengan infertilitas. Informasi menarik lainnya sister dan paksu dapat follow Instagram @menujuduagaris.id

Referensi

Parveen, R., Baruah, H., Bramhankar, R., & Munishwar, N. (2024). Pharmaco-therapeutic potentials of Mucuna pruriens (L.) in male infertility and associated sexual dysfunctions. Journal of Drug Research in Ayurvedic Sciences, 9(2), 60-74. 

 

 

 

 

Infertilitas atau masalah kesuburan adalah kondisi yang mempengaruhi banyak pasangan di seluruh dunia. Sekitar 50% kasus infertilitas disebabkan oleh faktor laki-laki, yang bisa dipicu oleh berbagai hal seperti gaya hidup yang tidak sehat, stres, hingga kondisi medis tertentu. MDG akan membahas bagaimana satu satu tanaman herbal yang telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional untuk meningkatkan kesuburan laki-laki adalah Mucuna pruriens, yang juga dikenal sebagai Kapikachhu dalam Ayurveda.

Yuk Ketahui Apa Itu Mucuna Pruriens?

Mucuna pruriens adalah tanaman merambat yang berasal dari India Timur dan Cina Selatan. Saat ini, tanaman ini juga ditemukan di berbagai belahan dunia seperti Asia, Amerika, Afrika, dan Kepulauan Pasifik. Tanaman ini memiliki biji yang sering disebut kacang beludru, yang memiliki berbagai manfaat kesehatan, termasuk dalam pengobatan infertilitas laki-laki dan masalah seksual lainnya.

Manfaat Mucuna Pruriens untuk Kesuburan Laki-laki

Mucuna pruriens telah banyak diteliti dan diketahui memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan reproduksi laki-laki. Beberapa manfaat utamanya antara lain:

  1. Meningkatkan Produksi Sperma, Mucuna Pruriens mengandung L-DOPA, yang merupakan prekursor dopamin. Dopamin berperan dalam mengurangi stres oksidatif pada testis, sehingga dapat meningkatkan jumlah dan kualitas sperma.
  2. Mengatasi Disfungsi Ereksi, Tanaman ini telah digunakan dalam pengobatan tradisional sebagai afrodisiak yang membantu meningkatkan vitalitas seksual dan memperbaiki fungsi ereksi.
  3. Mengurangi Stres dan Depresi, Infertilitas sering dikaitkan dengan stres, yang dapat memperburuk kondisi kesehatan seksual laki-laki. Ia memiliki sifat adaptogenik, yang membantu tubuh mengelola stres dengan lebih baik.
  4. Menjaga Kesehatan Hormon, Mucuna Pruriens membantu menyeimbangkan kadar testosteron, yang merupakan hormon penting dalam kesuburan dan kesehatan seksual laki-laki.

Kandungan dan Sifat Mucuna Pruriens

Mengapa sangat bermanfaat? perlu sister dan paksu ketahui bahwa biji mucuna pruriens ini mengandung berbagai zat aktif yang bermanfaat bagi tubuh, seperti L-DOPA (prekursor dopamin) untuk kesehatan saraf dan hormon, Antioksidan yang melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas, Alkaloid yang memiliki efek neuroprotektif dan meningkatkan fungsi otak. Dan nutrisi penting seperti protein, serat, dan mineral yang mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Selain untuk kesuburan laki-laki Biji Mucuna pruriens  juga memiliki manfaat lain seperti, Mengurangi gejala Parkinson berkat kandungan L-DOPA-nya yaitu untuk menurunkan kadar gula darah sehingga bermanfaat bagi penderita diabetes. Dan meningkatkan daya tahan tubuh dan memperbaiki kualitas tidur.

Sister dan paksu, fakta bahwa Mucuna pruriens adalah tanaman herbal yang memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesuburan laki-laki. Dengan kandungan L-DOPA dan sifat antioksidannya, MP dapat membantu meningkatkan produksi sperma, mengatasi disfungsi ereksi, serta mengurangi stres yang berhubungan dengan infertilitas. Informasi menarik lainnya sister dan paksu dapat follow Instagram @menujuduagaris.id

Referensi

Parveen, R., Baruah, H., Bramhankar, R., & Munishwar, N. (2024). Pharmaco-therapeutic potentials of Mucuna pruriens (L.) in male infertility and associated sexual dysfunctions. Journal of Drug Research in Ayurvedic Sciences, 9(2), 60-74. 

 

Filed Under: Artikel Pejuang Dua Garis Tagged With: infertilitas, kacang babi, kara benguk, laki-laki

Ketahui Apa Itu Amenore Primer dan Kenapa Bisa Terjadi?

March 23, 2025 by Admin Menuju Dua Garis Leave a Comment

 

Pubertas adalah masa transisi dari anak-anak menuju dewasa. Pada perempuan, salah satu tanda pubertas yang ditunggu-tunggu adalah menarche alias haid pertama. Tapi, bagaimana kalau haid tak kunjung datang? nah kondisi ini disebut sebagai amenore primer. MDG ingin membahas ini terutama bagi orang tua yang memiliki anak 

Lalu kapan sih kira-kira Amenore Primer Disebut Tidak Normal? Amenore primer terjadi jika:

Usia sudah 15 tahun, tetapi belum haid meskipun tanda-tanda pubertas lain sudah muncul.

Usia 13 tahun, tetapi belum ada tanda-tanda pubertas sama sekali.

Sudah lebih dari 3 tahun sejak payudara mulai berkembang, tapi masih belum haid.

Sudah 5 tahun sejak payudara mulai berkembang (jika mulai sebelum usia 10 tahun), tapi belum haid juga.

Penyebab Amenore Primer Amenore primer 

Banyak diagnosa yang memungkinkan terjadi dan ini bisa terlibat dari banyaknya faktor, di antaranya:

Gangguan di Otak (Hipotalamus atau Hipofisis), Masalah hormon GnRH yang mengatur haid, Sindrom Kallmann (gangguan penciuman dan produksi hormon), Stres berat, diet ekstrem, atau olahraga berlebihan hingga Tumor atau kelainan pada otak yang mengatur hormon reproduksi.

Faktor lainnya juga bisa jadi ada masalah pada Ovarium (Indung Telur) dimana adanya 

Sindrom Turner (gangguan kromosom yang mempengaruhi perkembangan ovarium). Ovarium tidak berfungsi dengan baik (disgenesis gonad). hingga gangguan reseptor hormon FSH/LH.

Faktor lainnya juga bisa karena gangguan hormon lain seperti hipotiroidisme (kekurangan hormon tiroid). Kelebihan hormon prolaktin. Juga sindrom Cushing (kelebihan hormon kortisol).

Yang terakhir juga memungkinkan adanya kelainan struktur organ reproduksi, seperti sindrom MRKH (rahim dan vagina bagian atas tidak terbentuk). Hymen (selaput dara) terlalu tebal atau ada sekat di vagina yang menghalangi darah menstruasi keluar

Bagaimana Cara Mengetahui Penyebabnya? Untuk mengetahui penyebab amenore primer, dokter biasanya akan melakukan:

  • Wawancara medis untuk mengetahui riwayat kesehatan dan perkembangan pubertas.
  • Pemeriksaan fisik untuk menilai tanda-tanda pubertas.
  • Tes darah untuk mengukur kadar hormon (FSH, LH, estrogen, tiroid, prolaktin).
  • USG panggul untuk melihat kondisi rahim dan ovarium.
  • MRI otak jika dicurigai ada masalah pada hipotalamus atau hipofisis.
  • Tes kromosom untuk mendeteksi kelainan genetik seperti sindrom Turner.

Bagaimana Cara Mengatasi Amenore Primer? 

Tentu saja dalam hal ini penanganan amenorea primer tergantung pada penyebabnya:

Contohnya jika disebabkan oleh masalah hormon otak terapi hormon pengganti (estrogen dan progesteron) bisa membantu memulai pubertas. Atau jika karena kelainan ovarium seperti sindrom turner, pemberian hormon estrogen bertahap diikuti progesteron untuk membantu perkembangan karakteristik seksual sekunder.

Setelah memahami penjelasan singkat di atas, kalian jadi tahu bahwa amenore primer hadir sebagai salah satu kondisi yang bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari gangguan hormon hingga kelainan organ reproduksi. Tentu saja kelainan ini jika tidak dideteksi lebih lanjut akan membahayakan, dan berdampak pada infertilitas di masa dewasa. Untuk itu segera membutuhkan diagnosis yang tepat dan penanganan yang sesuai. Jika mengalami tanda-tanda amenore primer, jangan ragu untuk konsultasi ke dokter agar mendapatkan penanganan terbaik! Untuk informasi menarik lainnya sister dan paksu dapat follow Instagram @menujuduagaris.id

Referensi

  • Seppä, S., Kuiri-Hänninen, T., Holopainen, E., & Voutilainen, R. (2021). Management of endocrine disease: diagnosis and management of primary amenorrhea and female delayed puberty. European Journal of Endocrinology, 184(6), R225-R242.

 

Filed Under: Artikel Pejuang Dua Garis Tagged With: amenore primer, dewasa, haid, pubertas, remaja

Harapan Baru untuk Infertilitas: Stem Cell sebagai Terobosan?

March 22, 2025 by Admin Menuju Dua Garis Leave a Comment

 

Webinar pada 21 Maret 2025 kembali sukses digelar! Kali ini, MDG berkolaborasi dengan WellnessCell dan dr. Pandian RAM. Acara ini dipandu langsung oleh Mizz Rosie, salah satu founder komunitas Menuju Dua Garis. Lebih dari 100 sister dan paksu bergabung di Zoom, berinteraksi secara langsung dalam sesi tanya jawab bersama tiga narasumber. Salah satunya adalah Licia, seorang real patient yang berhasil hamil setelah menjalani terapi stem cell, meskipun sebelumnya memiliki AMH rendah hingga 0.17.

Topik yang dibahas sangat beragam, mulai dari bagaimana terapi stem cell dapat membantu wanita dengan AMH rendah, perannya dalam meningkatkan peluang kehamilan, hingga fakta medis dan pengalaman nyata pasien yang berhasil hamil. Diskusi berlangsung interaktif, memberikan wawasan baru bagi para peserta.

MDG juga telah banyak mengulas penelitian terkait terapi ini. Salah satunya adalah jurnal berjudul “Stem Cells—The New Agents in Infertility Treatment: The Light at the End of the Tunnel?” yang membahas:

  • Stem Cell & Infertilitas Pria: Terapi ini menjanjikan solusi untuk azoospermia (ketiadaan sperma) dan infertilitas idiopatik, dengan potensi menciptakan sel sperma dari sel punca pluripoten yang diinduksi (iPSCs).
  • Stem Cell & Infertilitas Wanita: Penelitian menunjukkan bahwa terapi ini dapat meregenerasi jaringan ovarium dan bahkan membentuk oosit baru, membantu wanita dengan insufisiensi ovarium prematur atau kondisi lainnya.
  • Jenis Stem Cell: Ada berbagai jenis sel punca, seperti sel punca mesenkimal (MSCs) dari jaringan dewasa dan sel punca pluripoten dari embrio, yang memiliki potensi besar dalam terapi infertilitas.
  • Perkembangan Terapi: Meskipun menjanjikan, terapi ini masih dalam tahap penelitian dan harus melalui uji klinis terkontrol untuk memastikan keamanannya serta menghindari penyalahgunaan teknologi.

 

Bagaimana, sister dan paksu? Tertarik mencoba metode ini? Dunia medis terus berkembang, dan kini ada semakin banyak opsi untuk meningkatkan peluang kehamilan. Tapi ingat, setiap perawatan yang dijalani juga berdampak positif bagi kesehatan secara keseluruhan, bukan hanya untuk infertilitas.

Buat yang belum sempat ikut webinar kali ini, jangan khawatir! Masih banyak acara menarik lainnya yang bisa sister dan paksu ikuti. Jangan sampai ketinggalan info terbaru dengan follow Instagram kami di @menujuduagaris.id!

Referensi 

  • Radhakrishnan, G. (2017). Stem cells—The new agents in infertility treatment: the light at the end of the tunnel?. Fertility Science and Research, 4(2), 70-73.

Filed Under: Artikel Pejuang Dua Garis Tagged With: fertilitas, MDG, menuju dua garis, Stem Cell

Pahami Pengobatan Herbal untuk Infertilitas laki-laki yang bisa jadi Alternatif Menjanjikan dalam Dunia Medis

March 21, 2025 by Admin Menuju Dua Garis Leave a Comment

 

Terhitung sejak 2025 angka infertilitas semakin naik, tentu banyak faktor yang melatarbelakangi baik dari lingkungan, pola makan dan pola hidup hingga faktor gen. Infertilitas bagi paksu juga turut menjadi tantangan besar dalam dunia medis dengan angka kejadian yang terus meningkat. 

Belum lagi faktor external seperti serta kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol yang turut berkontribusi terhadap masalah ini. Meskipun terdapat berbagai metode pengobatan modern, masing-masing memiliki keterbatasan dan efek sampingnya sendiri. Oleh karena itu, banyak penelitian mulai beralih ke pengobatan berbasis herbal sebagai alternatif yang lebih alami dan minim efek samping. Wah seperti apa itu? yuk baca lebih lanjut ya!

Obat Herbal untuk Kesuburan Laki-laki

Hasil penelitian ini menyoroti berbagai komponen obat herbal yang berperan dalam meningkatkan kualitas sperma dan kesuburan laki-laki. Kandungan aktif dalam tanaman herbal tertentu memiliki efek positif terhadap kesehatan reproduksi, termasuk meningkatkan motilitas sperma, kualitas air mani, dan keseimbangan hormon. Selain itu, beberapa herbal juga diketahui memiliki sifat antioksidan yang melindungi sel sperma dari kerusakan akibat radikal bebas.

Salah satu obat herbal ini adalah yang mengandung fitokimia memiliki potensi besar dalam menangani infertilitas laki-laki. Penelitian menunjukkan bahwa tanaman obat bisa digunakan sebagai terapi utama atau pendamping pengobatan medis modern. Selain itu, obat herbal cenderung lebih aman dengan efek samping minimal dan biaya yang lebih terjangkau.

Ashwagandha (Withania somnifera) dan Manfaatnya

Ashwagandha adalah tanaman yang telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional, terutama dalam Ayurveda. Tumbuhan ini banyak ditemukan di Afrika Selatan, Nepal, Pakistan, Afghanistan, dan Spanyol. Dalam dunia medis, Ashwagandha dikenal karena kemampuannya meningkatkan daya tahan tubuh, mengurangi stres, serta memiliki efek antivirus dan antiinflamasi.

Stres diketahui sebagai salah satu penyebab infertilitas laki-laki karena dapat mengganggu kerja hipotalamus, bagian otak yang mengatur hormon reproduksi. Ashwagandha mengandung senyawa aktif seperti Withaferin-A dan Withanone, yang berperan dalam menurunkan stres serta mendukung kesehatan reproduksi laki-laki.

Dari penjelasan singkat itu dapat dilihat bagaimana pengobatan herbal menunjukkan potensi besar dalam mengatasi infertilitas laki-laki. Banyak tanaman obat yang telah terbukti secara ilmiah memiliki manfaat dalam meningkatkan kesuburan laki-laki. Dengan meningkatnya minat terhadap pengobatan alami, terapi berbasis herbal semakin populer dan menjanjikan masa depan yang cerah dalam dunia medis. Tapi tentu saja ini tidak bisa sembarangan sister dan paksu konsumsinya, karena harus disesuaikan dengan kasus yang dipunya, nah untuk itu MDG akan membahas pada sesi-sesi artikel yang lain dalam membahas bagaimana herbal ini berpengaruh dan dapat menyelesaikan kasus seperti apa. Untuk itu jangan lupa baca informasi-infomasi lainnya dan follow juga Instagram @menujuduagaris.id

Referensi

  • Chavda, V. P., Sonak, S. S., Balar, P. C., Vyas, K., Palandurkar, P., Mule, K., … & Apostolopoulos, V. (2024). Reviving Fertility: Phytochemicals as Natural Allies in the Fight against Non-genetic Male Infertility. Clinical Complementary Medicine and Pharmacology, 4(1), 100128.

Filed Under: Artikel Pejuang Dua Garis Tagged With: herbal, infertilitas, kesuburan, laki-laki

Mitos: Kesuburan Hanya Dipengaruhi Usia Perempuan, Faktanya Laki-Laki Juga Berperan!

March 20, 2025 by Admin Menuju Dua Garis Leave a Comment

 

 

Hai, sister dan paksu! jangan sampai kalian terbawa mitos bahwa laki-laki tidak ada pengaruh antara infertilitas dengan umur. Tahukah kalian bahwa penundaan ini bisa berdampak pada kesuburan, bukan hanya bagi wanita tetapi juga pria? Yup, seiring bertambahnya usia, kesuburan pria juga mengalami penurunan yang bisa mempengaruhi peluang kehamilan. MDG kali ini tidak hanya menyoroti dari sisi perempuan tapi juga paling penting adalah dari sisi laki-laki. 

Bagaimana Usia Mempengaruhi Kesuburan laki-laki?

Kira-kira apa saja yang berpengaruh jika usia laki-laki semakin berumur? mereka akan berhubungan dengan berbagai masalah kesuburan, seperti:

  • Penurunan volume air mani dan jumlah sperma
  • Berkurangnya motilitas (pergerakan) sperma
  • Perubahan morfologi sperma (bentuk sperma yang tidak normal)
  • Meningkatnya cacat sperma secara genetik dan epigenetik

Dalam konteks kehamilan alami atau inseminasi intrauterin (IUI), usia laki-laki yang lanjut dikaitkan dengan tingkat kehamilan yang lebih rendah dan risiko aborsi spontan yang lebih tinggi, dalam hal ini meski  jika usia ibu masih muda! wah jadi benar-benar laki-laki yang berumur bisa mempengaruhi infertilitas ya sister! Lalu bagaimana jika pada pasangan memilih melakukan bayi tabung?

Dampak Usia Ayah pada Program Bayi Tabung (IVF)

Bagaimana dengan teknologi reproduksi berbantuan (ART) seperti IVF atau ICSI? sebuah studi turut menunjukkan bahwa ketika sperma pria berusia di atas 55 tahun digunakan dalam IVF atau program donasi oosit, terjadi penurunan perkembangan blastokista yang signifikan. Meski begitu, sejauh ini belum ditemukan hubungan langsung antara usia ayah dengan tingkat keberhasilan kehamilan melalui IVF atau ICSI.

Jadi sudah jelas bukan bahwa tidak ada perawatan yang bisa sepenuhnya mengembalikan kesuburan pria yang sudah menurun akibat usia. Namun, beberapa tindakan bisa membantu mengoptimalkan potensi kesuburan, seperti:

  • Terapi medis, misalnya varikokelektomi, jika ditemukan gangguan tertentu
  • Perubahan gaya hidup, seperti konsumsi makanan kaya antioksidan untuk melawan stres oksidatif
  • Menghindari paparan zat berbahaya, seperti rokok, alkohol berlebihan, dan polusi

Dari pembahasan kali ini, memperlihatkan sebuah fakta bahwa menjaga kesehatan reproduksi bukan hanya tugas sister, tetapi juga paksu! Usia memang tidak bisa dihentikan, tapi dengan menerapkan gaya hidup sehat sejak dini, kualitas sperma bisa lebih optimal. Jadi, kalau dihadapkan dengan mitos ini segera pahami ya, bahwa kesuburan dan umur ini juga sangat bergantung baik sister maupun paksu. Informasi menarik lainnya sister dan paksu dapat follow Instagram @menujuduagaris.id

Referensi

  • Belloc, S., Hazout, A., Zini, A., Merviel, P., Cabry, R., Chahine, H., … & Benkhalifa, M. (2014). How to overcome male infertility after 40: Influence of paternal age on fertility. Maturitas, 78(1), 22-29.

Filed Under: Artikel Pejuang Dua Garis Tagged With: infertilitas, laki-laki, mitos, umur

  • « Go to Previous Page
  • Page 1
  • Interim pages omitted …
  • Page 58
  • Page 59
  • Page 60
  • Page 61
  • Page 62
  • Interim pages omitted …
  • Page 97
  • Go to Next Page »

Primary Sidebar

Recent Posts

  • Endometriosis dan Infeksi Panggul Ternyata Ada Hubungan Lho!
  • Yoga untuk PCOS: Tunggu Dulu yuk Cari Tau Bagaimana Bukti Ilmiah yang Lebih Dalam dari Sekadar Relaksasi
  • Diet dan Endometriosis: Apa yang Kita Makan Ternyata Ikut “Bicara” di Dalam Tubuh
  • Low-FODMAP Diet dan Endometriosis: Cara “Menjinakkan” Gejala Usus yang Sering Ikut Datang
  • Terlihat Sehat Tapi Peluang Hamil Bisa Menurun Ini Penjelasan Ilmiahnya

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • January 2024
  • December 2023
  • July 2023
  • June 2023

Categories

  • Artikel Pejuang Dua Garis
  • Uncategorized

Tentang MDG

Menuju Dua Garis merupakan komunitas yang dibentuk oleh Rosiana Alim, atau akrab disapa Mizz Rosie untuk berbagi kisah perjuangan hidupnya dalam menantikan buah hati serta mewadahi para wanita yang sedang berjuang menghadapi infertilitas dan menantikan kehadiran buah hati.

Join Komunitas MDG

Join Komunitas

Follow Social Media Kami

© 2026 Menuju Dua Garis. All Rights Reserved.