• Skip to main content
  • Skip to primary sidebar
Menuju Dua Garis
  • Home
  • About Us
  • Our Story
  • Articles
  • Services
  • Kata Mereka
  • Join Us
×
  • Home
  • About Us
  • Our Story
  • Articles
  • Services
  • Kata Mereka
  • Join Us

fertilitas

Harapan Baru untuk Infertilitas: Stem Cell sebagai Terobosan?

March 22, 2025 by Admin Menuju Dua Garis Leave a Comment

 

Webinar pada 21 Maret 2025 kembali sukses digelar! Kali ini, MDG berkolaborasi dengan WellnessCell dan dr. Pandian RAM. Acara ini dipandu langsung oleh Mizz Rosie, salah satu founder komunitas Menuju Dua Garis. Lebih dari 100 sister dan paksu bergabung di Zoom, berinteraksi secara langsung dalam sesi tanya jawab bersama tiga narasumber. Salah satunya adalah Licia, seorang real patient yang berhasil hamil setelah menjalani terapi stem cell, meskipun sebelumnya memiliki AMH rendah hingga 0.17.

Topik yang dibahas sangat beragam, mulai dari bagaimana terapi stem cell dapat membantu wanita dengan AMH rendah, perannya dalam meningkatkan peluang kehamilan, hingga fakta medis dan pengalaman nyata pasien yang berhasil hamil. Diskusi berlangsung interaktif, memberikan wawasan baru bagi para peserta.

MDG juga telah banyak mengulas penelitian terkait terapi ini. Salah satunya adalah jurnal berjudul “Stem Cells—The New Agents in Infertility Treatment: The Light at the End of the Tunnel?” yang membahas:

  • Stem Cell & Infertilitas Pria: Terapi ini menjanjikan solusi untuk azoospermia (ketiadaan sperma) dan infertilitas idiopatik, dengan potensi menciptakan sel sperma dari sel punca pluripoten yang diinduksi (iPSCs).
  • Stem Cell & Infertilitas Wanita: Penelitian menunjukkan bahwa terapi ini dapat meregenerasi jaringan ovarium dan bahkan membentuk oosit baru, membantu wanita dengan insufisiensi ovarium prematur atau kondisi lainnya.
  • Jenis Stem Cell: Ada berbagai jenis sel punca, seperti sel punca mesenkimal (MSCs) dari jaringan dewasa dan sel punca pluripoten dari embrio, yang memiliki potensi besar dalam terapi infertilitas.
  • Perkembangan Terapi: Meskipun menjanjikan, terapi ini masih dalam tahap penelitian dan harus melalui uji klinis terkontrol untuk memastikan keamanannya serta menghindari penyalahgunaan teknologi.

 

Bagaimana, sister dan paksu? Tertarik mencoba metode ini? Dunia medis terus berkembang, dan kini ada semakin banyak opsi untuk meningkatkan peluang kehamilan. Tapi ingat, setiap perawatan yang dijalani juga berdampak positif bagi kesehatan secara keseluruhan, bukan hanya untuk infertilitas.

Buat yang belum sempat ikut webinar kali ini, jangan khawatir! Masih banyak acara menarik lainnya yang bisa sister dan paksu ikuti. Jangan sampai ketinggalan info terbaru dengan follow Instagram kami di @menujuduagaris.id!

Referensi 

  • Radhakrishnan, G. (2017). Stem cells—The new agents in infertility treatment: the light at the end of the tunnel?. Fertility Science and Research, 4(2), 70-73.

Filed Under: Artikel Pejuang Dua Garis Tagged With: fertilitas, MDG, menuju dua garis, Stem Cell

Menuju Dua Garis (MDG) Is Back for Fertility Bootcamp 2025

January 25, 2025 by Admin Menuju Dua Garis Leave a Comment

Halo, Sister dan Paksu! Are you ready?

Kami, Menuju Dua Garis, dengan bangga menyapa kalian di tahun 2025 dengan kabar bahagia! Mizz Rosie, selaku founder Menuju Dua Garis, kembali menghadirkan Fertility Bootcamp. Bootcamp ini dirancang dengan harapan besar untuk membantu Sister dan Paksu mendapatkan akses informasi yang valid dan terpercaya langsung dari dokter spesialis. Bahkan, bootcamp ini juga dapat membantu memberikan gambaran yang lebih mendalam sesuai dengan kasus yang dihadapi oleh setiap pasangan.

Tahun ini, kami akan kembali hadir untuk menemani Sister dan Paksu dalam kegiatan bootcamp yang seru banget! Kenapa? Karena acara ini dilakukan secara online, sehingga kalian bisa mengikutinya dari mana saja. Cukup akses dari rumah, tapi pengetahuan yang didapatkan akan sangat melimpah dan bermanfaat!

Penasaran kan, siapa saja dokter yang akan bergabung di Fertility Bootcamp 2025? Kali ini, kami dari Menuju Dua Garis (MDG) berkolaborasi dengan Morula IVF untuk mendukung perjuangan para Pejuang Dua Garis. Dokter-dokter yang kami pilih adalah para ahli dari Morula IVF, yang telah diakui sebagai salah satu pusat fertilisasi terbaik di Indonesia.

Tahukah Sister dan Paksu? Berdasarkan data dari Perhimpunan Fertilisasi in Vitro Indonesia (PERFITRI) tahun 2020, 1 dari 2 bayi tabung yang lahir di Indonesia adalah bayi Morula IVF. Hingga saat ini, Morula IVF telah menangani lebih dari 150.000 pasien. Dengan fasilitas yang lengkap, mulai dari tracking cycle hingga cryo-shipping embryo/sperm, dan tim dokter spesialis yang sangat kompeten, Morula adalah mitra yang tepat untuk mendukung perjalanan kalian menuju dua garis.

Jadi, tunggu apa lagi? Acara ini menawarkan banyak manfaat, salah satunya adalah personalisasi kasus! Kami akan menyesuaikan setiap sesi dengan kasus unik yang Sister dan Paksu miliki. Bayangkan, kalian akan berkesempatan berdiskusi langsung dengan dokter-dokter ahli dari Morula dalam suasana yang hangat dan menyenangkan. Dan Masih banyak lagi benefit yang bakalan kalian dapatkan, salah satunya IVF gratis!

Kami sangat antusias untuk bertemu kalian di Fertility Bootcamp 2025! Jangan lupa untuk terus pantau informasi terbaru di Instagram kami @menujuduagaris.id, karena semua pengumuman akan kami sampaikan di sana.

See you soon, Pejuang Dua Garis! 

 

Filed Under: Artikel Pejuang Dua Garis Tagged With: 2025, bootcamp, fertilitas, ivf gratis

Fakta yang perlu Diketahui Bahwa Pola Makan yang Buruk Berdampak pada Kualitas Sperma dan Hidup Jangka Panjang

January 11, 2025 by Admin Menuju Dua Garis Leave a Comment

 

 

 

Dalam hal pola makan, beberapa komponen dan nutrisi telah dianggap sebagai penentu fungsi sperma, kesuburan, atau fungsi normal sistem reproduksi, bukti yang terkumpul dari menunjukkan bahwa obesitas pria dan beberapa komponen pola makan dapat memainkan peran penting dalam mengatur spermatogenesis, pematangan sperma, dan kemampuan pembuahan. 

Bayangkan saja jika kehidupan sehari-hari itu berdampak pada masa depan paksu baik untuk diri sendiri ataupun pada masalah lebih spesifik yaitu fertilitas. MDG akan menjelaskan lebih lanjut seperti apa pola hidup ini berdampak. Baca sampai habis ya!

Jenis kandungan Makanan dan penyebab pada Obesitas

Sebuah temuan dari terjadinya obesitas pada pria berkaitan dengan  dengan gangguan reproduksi karena efeknya pada struktur molekul dan fisik sperma. Pola makan yang kaya kalori, asam lemak trans, lemak jenuh atau kolesterol telah dikaitkan dengan gangguan testis, yang melibatkan gangguan dalam spermatogenesis yang berpotensi mempengaruhi kesuburan pria dan keturunannya. 

Sebuah penelitian di Spanyol pada 2011 mengaitkan peningkatan asupan lemak trans dengan penurunan jumlah sperma melansir Heart.org. Lemak trans sendiri seringkali digunakan untuk memperpanjang umur simpan sebuah produk makanan atau sering disebut sebagai bahan pengawet. Bahkan sperma dengan kadar asam lemak trans tinggi dikaitkan dengan konsentrasi sperma yang lebih rendah.

Berkaitan dengan makanan ada sebuah temuan penelitian dengan judul “The relationship between major dietary patterns and fertility status in iranian men: a case–control study” bahwa dari empat pola makan utama termasuk pola makan sehat, Barat, campuran, dan tradisional. Studi tersebut menunjukkan bahwa kepatuhan yang lebih besar pada pola makan sehat mungkin memiliki hubungan terbalik dengan kemungkinan infertilitas sedangkan pada pola makan Barat dan campuran mungkin dikaitkan dengan peningkatan risiko infertilitas. 

Lalu Seperti apa Langkah yang dapat dilakukan?

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa konsumsi serat mengurangi kadar estrogen plasma dengan mengikat langsung estrogen tak terkonjugasi, melihat bagaimana kadar estrogen plasma yang rendah pada pria sangat penting untuk kesuburan normal.

Dengan membuat perubahan kecil namun konsisten dalam pola makan, paksu dapat memaksimalkan peluang hidup yang lebih sehat dan sejahtera. Karena, seperti pepatah yang mengatakan, “Apa yang kita makan hari ini adalah investasi bagi kesehatan kita di masa depan.” Jadi, pilihlah dengan bijak, demi kehidupan yang lebih berkualitas, bisa dimulai dengan mengecek kandungan lemak setiap makanan pada kemasan makanan dan langkah kecil lain, karena ini semua baik untuk paksu dan sister juga untuk generasi mendatang.

Referensi

  • Salas-Huetos, A., Bulló, M., & Salas-Salvadó, J. (2017). Dietary patterns, foods and nutrients in male fertility parameters and fecundability: a systematic review of observational studies. Human reproduction update, 23(4), 371-389.
  • Haeri, F., Pourmasoumi, M., Ghiasvand, R., Feizi, A., Salehi-Abargouei, A., Marvast, L. D., … & Mirzaei, M. (2021). The relationship between major dietary patterns and fertility status in iranian men: a case–control study. Scientific Reports, 11(1), 18861.
  • https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20211025125439-260-711948/5-pantangan-makanan-yang-harus-dihindari-untuk-kesuburan-pria#:~:text=3.%20Lemak%20trans&text=Kekhawatiran%20utama%20dari%20para%20peneliti,konsentrasi%20sperma%20yang%20lebih%20rendah.

 

Filed Under: Artikel Pejuang Dua Garis Tagged With: fertilitas, makanan, nutrisi, pola hidup, sperma

Gaya Hidup Ternyata menjadi Aspek yang Paling Penting pada Kesuburan Perempuan

December 26, 2024 by Admin Menuju Dua Garis Leave a Comment

 

 

Pada kesempatan kali ini MDG akan berfokus membahas tentang infertilitas pada perempuan, meskipun menurut data bahwa fertilitas atau kesuburan tidak hanya dialami oleh perempuan tapi juga turut dialami oleh pria, atau bahkan permasalahan yang disebabkan keduanya. Saat ini yang ingin MDG jelaskan lebih lanjut berfokus pada fertilitas perempuan yang dikaitkan pada makanan dan gaya hidup. Hal tersebut ternyata menjadi aspek yang sangat mempengaruhi loh, gimana menarik bukan? untuk itu baca sampai habis ya sister!

Infertilitas pada Perempuan

Infertilitas wanita didefinisikan sebagai infertilitas yang terutama disebabkan oleh faktor seperti gangguan ovulasi,ke berkurangnya cadangan ovarium, gangguan sistem reproduksi, atau penyakit kronis kelainan anatomi, endokrin, genetik, fungsional, atau imunologi pada sistem reproduksi, penyakit menahun dan kondisi seksual yang tidak memungkinkan untuk berhubungan seksual.

Infertilitas perempuan secara primer didiagnosis pada  yang belum pernah melahirkan anak. Sedangkan pada infertilitas sekunder pada perempuan dapat mempengaruhi perempuan yang telah melahirkan anak hidup atau yang mengalami keguguran tetapi pada saat yang sama tidak dapat hamil secara klinis. Endometriosis, fungsi ovarium yang tidak teratur, infeksi tuba, dan faktor serviks dan uterus merupakan patologi reproduksi yang paling umum; namun, etiologi beberapa kasus infertilitas wanita masih belum diketahui.

Selain faktor fisiologis yang berkaitan dengan usia, kesuburan wanita juga dipengaruhi oleh kondisi yang berkaitan dengan patofisiologi organ reproduksi dan beberapa faktor lain, seperti lingkungan dan gaya hidup. 

Lingkungan dan Gaya Hidup dan Pengaruhnya pada Infertilitas

Apa saja yang termasuk faktor lingkungan? diantaranya adalah pola makan dan aktivitas fisik, stres psikologis, faktor sosial ekonomi, BMI, merokok, alkohol, kafein, dan zat psikoaktif dalam konteks kesuburan. 

Sedangkan pada gaya hidup termasuk asupan kalori dan komposisi pola makan dalam bentuk vitamin, protein, lipid, karbohidrat, serta kandungan mineral, asupan tersebut terbukti memiliki peran penting dalam konteks infertilitas yang disebabkan oleh endometriosis dan gangguan ovulasi.

Terkait gaya hidup jika terutama pada aktivitas fisik memiliki temuan yang menari, bahwa frekuensi dan intensitas aktivitas fisik dapat mempengaruhi kesuburan secara berbeda. Pada olahraga intensif dapat mempengaruhi aksis hipotalamus-hipofisis, dapat menyebabkan amenore hipotalamus dan selanjutnya menyebabkan infertilitas. disisi lain Pada aktivitas fisik sedang direkomendasikan untuk meningkatkan fungsi ovarium dan kesuburan, terutama di kalangan wanita dengan obesitas atau tidak mampu menangani situasi yang membuat stres.

Setelah mengetahui banyak secara detail dan spesifik penyebab infertilitas pada perempuan, juga bagaimana pola hidup mempengaruhi secara signifikan kini waktunya sister untuk mulai mengolah dan berkonsultasi jika perlu. Untuk informasi menarik lainnya sister dan paksu dapat follow Instagram @menujuduagaris.id

Referensi

  • Skoracka, K., Ratajczak, A. E., Rychter, A. M., Dobrowolska, A., & Krela-Kaźmierczak, I. (2021). Female fertility and the nutritional approach: the most essential aspects. Advances in nutrition, 12(6), 2372-2386.
  • https://fertility.womenandinfants.org/blog/fertility-diet
  • https://www.health.harvard.edu/blog/fertility-and-diet-is-there-a-connection-2018053113949

Filed Under: Artikel Pejuang Dua Garis Tagged With: fertilitas, gaya hidup, hidup sehat, infertilitas, perempuan

  • « Go to Previous Page
  • Page 1
  • Page 2

Primary Sidebar

Recent Posts

  • Penanganan Klasik pada Infertilitas Pria dengan Antisperm Antibodies (ASA)
  • Endometriosis dan Infeksi Panggul Ternyata Ada Hubungan Lho!
  • Yoga untuk PCOS: Tunggu Dulu yuk Cari Tau Bagaimana Bukti Ilmiah yang Lebih Dalam dari Sekadar Relaksasi
  • Diet dan Endometriosis: Apa yang Kita Makan Ternyata Ikut “Bicara” di Dalam Tubuh
  • Low-FODMAP Diet dan Endometriosis: Cara “Menjinakkan” Gejala Usus yang Sering Ikut Datang

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • January 2024
  • December 2023
  • July 2023
  • June 2023

Categories

  • Artikel Pejuang Dua Garis
  • Uncategorized

Tentang MDG

Menuju Dua Garis merupakan komunitas yang dibentuk oleh Rosiana Alim, atau akrab disapa Mizz Rosie untuk berbagi kisah perjuangan hidupnya dalam menantikan buah hati serta mewadahi para wanita yang sedang berjuang menghadapi infertilitas dan menantikan kehadiran buah hati.

Join Komunitas MDG

Join Komunitas

Follow Social Media Kami

© 2026 Menuju Dua Garis. All Rights Reserved.